Kinerja Blibli 2025 Tumbuh 34%, Strategi Omnichannel Jadi Motor Utama

Kinerja Blibli
Sumber Foto : Google

PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli mencatatkan kinerja Blibli 2025 yang solid dengan pendapatan neto mencapai Rp22,36 triliun, tumbuh 34% secara tahunan di tengah kondisi konsumsi domestik yang cenderung selektif.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh performa seluruh lini bisnis, terutama dari kategori elektronik konsumen seperti smartphone. Selain itu, ekspansi strategi omnichannel Blibli turut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan.

Dari sisi profitabilitas, gross profit before discount (GPBD) meningkat 32% secara tahunan. Sementara itu, take rate naik dari 6,9% menjadi 8,5%, mencerminkan optimalisasi monetisasi melalui bauran produk dengan margin yang lebih tinggi.

Efisiensi operasional juga menunjukkan perbaikan. Rasio beban operasional terhadap total processing value (TPV) turun dari 7,4% menjadi 7,1%. Hal ini mendorong peningkatan EBITDA terhadap TPV sebesar 60 basis poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Ekspansi Omnichannel dan Ekosistem Terintegrasi

Blibli terus memperkuat strategi omnichannel Blibli dengan memperluas jaringan fisik. Hingga akhir 2025, perusahaan mengoperasikan 265 toko elektronik konsumen, serta memperluas ke kategori lain seperti elektronik rumah tangga, fesyen, dan olahraga.

Selain itu, Blibli juga mengelola 57 gerai supermarket premium melalui Ranch Market dan 39 pusat pengalaman home & living lewat Dekoruma. Langkah ini mempertegas integrasi antara kanal online dan offline dalam satu ekosistem bisnis.

Integrasi tersebut diperkuat melalui program loyalitas terpadu yang menghubungkan berbagai platform dalam grup, termasuk Blibli, tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma.

CEO sekaligus Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto, menyatakan capaian ini diraih di tengah tantangan pasar yang ditandai dengan moderasi konsumsi rumah tangga dan meningkatnya persaingan industri.

Menurutnya, fokus perusahaan tetap pada penguatan ekosistem omnichannel terintegrasi untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang.

Target 2026: Tumbuh Moderat, Fokus Margin

Memasuki 2026, Blibli menargetkan pertumbuhan pendapatan neto sebesar 15% hingga 20%. Perusahaan akan menitikberatkan strategi pada peningkatan margin, efisiensi operasional, serta ekspansi omnichannel yang lebih selektif.

Manajemen menilai model bisnis omnichannel yang terintegrasi menjadi kunci untuk menghadapi dinamika pasar sekaligus menangkap peluang pertumbuhan ke depan.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *