Seller Tupperware Keluhkan Sengketa COD Shopee, Barang Dikembalikan Tidak Lengkap

Seller Tupperware
Sumber Foto : Canva

Penjual produk Tupperware di Shopee, Ida, mengeluhkan kerugian akibat sengketa COD Shopee setelah pembeli mengembalikan barang dalam kondisi tidak lengkap, namun klaim pengembalian tetap dimenangkan pihak pembeli. Kasus ini membuat penjual menanggung kerugian material sekaligus biaya pengiriman dua arah.

Ida menjelaskan, ia mengirimkan botol lengkap dengan tutup yang dalam kondisi menyatu dan dikemas menggunakan dus tebal. Namun, setelah proses pengajuan pengembalian barang COD, pembeli hanya mengembalikan botol tanpa tutup. Meski telah mengajukan keberatan, keputusan platform tetap berpihak kepada pembeli.

Dalam keterangannya, Ida menyebut tidak ada bukti video unboxing dari pembeli, melainkan hanya foto saat pengajuan klaim. Ia menilai hal ini menjadi celah dalam sistem verifikasi, karena bukti dari penjual berupa video proses pengemasan juga tidak cukup untuk membatalkan keputusan.

Keputusan Klaim dan Beban Biaya Seller

Selain kehilangan komponen barang, Ida juga harus menanggung ongkos kirim dua arah, baik dari penjual ke pembeli maupun saat pengembalian dilakukan. Kondisi ini memperburuk dampak dari pengembalian barang COD yang dinilai tidak seimbang bagi penjual.

Ia juga mengaku telah menghubungi pembeli melalui fitur pesan di aplikasi, namun tidak mendapat respons. Hingga kini, proses banding masih diajukan dengan melampirkan bukti tambahan berupa rekaman pengemasan barang.

Keluhan Seller dan Risiko COD di Marketplace

Kasus ini menambah daftar keluhan pelaku usaha daring terkait mekanisme penyelesaian sengketa di platform e-commerce. Banyak seller menilai sistem lebih condong melindungi pembeli, terutama pada transaksi COD yang masih mengandalkan bukti terbatas.

Metode COD sendiri menjadi salah satu fitur penting untuk menjangkau konsumen yang belum terbiasa dengan pembayaran digital. Namun, di sisi lain, sistem ini dinilai membuka risiko sengketa COD Shopee yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Ida berharap mekanisme banding dapat memberikan keadilan yang lebih proporsional bagi penjual, sehingga kasus serupa tidak terus berulang di ekosistem marketplace.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *