Broadcom resmi menunjuk Amie Thuener sebagai CFO baru mulai 12 Juni, menggantikan Kirsten Spears yang akan pensiun setelah menjabat sejak 2020. Pergantian ini memperkuat langkah perusahaan dalam memperluas bisnis chip AI di tengah lonjakan permintaan global.
Thuener saat ini menjabat sebagai wakil presiden sekaligus kepala akuntansi di Alphabet Inc.. Ia memiliki rekam jejak panjang di bidang pelaporan keuangan dan tata kelola, termasuk pengalaman sebelumnya sebagai managing director di PricewaterhouseCoopers.
CEO Broadcom, Hock Tan, menyebut Thuener sebagai sosok dengan pengalaman kuat dalam menangani transaksi kompleks, termasuk di sektor teknologi dan kecerdasan buatan. Ia juga dinilai mampu memimpin organisasi global berskala besar.
Sementara itu, Spears akan tetap berada di perusahaan sebagai penasihat selama sembilan bulan guna memastikan transisi berjalan mulus. Di bawah kepemimpinannya, Broadcom Inc. berhasil menuntaskan akuisisi besar senilai US$69 miliar terhadap VMware pada 2023.
Dorongan dari Permintaan Chip AI
Perubahan posisi ini terjadi saat Broadcom semakin agresif menggarap pasar chip AI. Perusahaan memproyeksikan pendapatan dari segmen tersebut dapat melampaui US$100 miliar dalam waktu dekat, didorong kebutuhan tinggi akan chip kustom.
Berbeda dengan pesaing seperti Nvidia, Broadcom tidak memproduksi chip AI secara mandiri. Perusahaan lebih fokus bekerja sama dengan klien besar untuk mengembangkan prosesor khusus, termasuk dengan Google melalui pengembangan TPU, serta dengan OpenAI untuk kebutuhan komputasi internal.
Namun, pertumbuhan pesat ini juga dibayangi tantangan rantai pasok yang masih membatasi kapasitas produksi di industri teknologi secara keseluruhan.
Dengan kepemimpinan CFO baru, Broadcom diharapkan dapat memperkuat strategi finansial sekaligus menjaga momentum pertumbuhan di pasar chip AI yang semakin kompetitif.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com






