Rivian Lampaui Ekspektasi Pengiriman Q1, Sinyal Permintaan Mobil Listrik Mulai Stabil

Kendaraan Rivian
Sumber Foto : Google

Rivian Automotive mencatat pengiriman kendaraan Rivian di kuartal pertama 2026 melampaui ekspektasi analis, menandakan permintaan mobil listrik mulai pulih setelah sempat melemah tahun lalu. Perusahaan mengirimkan 10.365 unit kendaraan sepanjang Januari hingga Maret, lebih tinggi dari proyeksi pasar sebesar 9.678 unit.

Kinerja tersebut turut mendorong saham perusahaan yang berbasis di California itu naik sekitar 2%. Rivian juga mempertahankan target tahunan, dengan proyeksi pengiriman di kisaran 62.000 hingga 67.000 unit sepanjang tahun ini.

Dari sisi produksi, Rivian menghasilkan 10.236 kendaraan selama kuartal pertama, sedikit di atas estimasi analis yang memperkirakan 9.852 unit. Angka ini memperkuat sinyal bahwa operasional perusahaan mulai lebih stabil di tengah dinamika pasar kendaraan listrik global.

Permintaan Mobil Listrik Mulai Pulih

Lonjakan harga bahan bakar di Amerika Serikat sejak konflik Iran pada Februari dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong minat terhadap kendaraan listrik. Kondisi ini memberikan dorongan tambahan bagi pemain seperti Rivian dan pesaing utamanya, Tesla.

Sebelumnya, penjualan Rivian sempat tertekan pada kuartal akhir tahun lalu setelah berakhirnya insentif pajak kendaraan listrik sebesar 7.500 dolar AS. Penghapusan subsidi tersebut membuat harga kendaraan naik dan mengurangi daya tarik bagi konsumen.

Di sisi lain, Tesla justru mencatat pengiriman kuartalan terlemah dalam setahun terakhir, gagal memenuhi ekspektasi pasar akibat ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan.

Strategi Model Baru dan Ekspansi Pasar

Ke depan, Rivian bersiap meluncurkan model R2 yang lebih terjangkau untuk memperluas basis pelanggan. Model ini diperkirakan mulai dipasarkan dengan harga awal sekitar 45.000 dolar AS dan dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat.

Analis menilai peluncuran R2 tidak akan mengganggu permintaan terhadap lini produk R1 saat ini. Justru, kehadiran model baru tersebut diharapkan memperkuat posisi Rivian dalam persaingan kendaraan listrik, termasuk menghadapi model andalan Tesla.

Selain itu, Rivian baru saja menjalin kemitraan jangka panjang dengan Uber. Dalam kerja sama ini, Uber berencana menginvestasikan hingga 1,25 miliar dolar AS dan akan menggunakan SUV otonom R2 sebagai armada robotaksi mulai 2028.

Rivian dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal pertama pada 30 April mendatang setelah penutupan pasar.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *