Platform e-commerce Shopee mencatat kinerja Shopee 2025 yang solid sepanjang tahun. Laporan keuangan tahunan induk usahanya, Sea Limited, menunjukkan lonjakan nilai transaksi, pesanan, hingga pendapatan perusahaan. Capaian ini menegaskan tren pertumbuhan GMV Shopee yang konsisten di berbagai indikator bisnis.
Sepanjang 2025, nilai transaksi bruto atau gross merchandise value (GMV) Shopee mencapai US$127,4 miliar atau sekitar Rp2.150,13 triliun. Angka tersebut naik 27% secara tahunan dibandingkan 2024 yang sebesar US$100,5 miliar. Manajemen Sea Limited menyebut peningkatan GMV terjadi seiring perbaikan profitabilitas perusahaan.
Dari sisi aktivitas pengguna, jumlah pesanan bruto juga meningkat signifikan. Total pesanan selama 2025 mencapai 13,9 miliar transaksi. Jumlah ini naik dari 10,9 miliar pesanan pada tahun sebelumnya. Secara tahunan, pesanan tumbuh sekitar 27,5%.
Pendapatan dan Profitabilitas Tumbuh Kuat
Pertumbuhan transaksi mendorong kenaikan pendapatan perusahaan. Sepanjang 2025, pendapatan Shopee berbasis standar akuntansi GAAP tercatat US$16,6 miliar atau sekitar Rp280,16 triliun. Realisasi ini meningkat 33,9% dibandingkan pendapatan 2024 sebesar US$12,4 miliar.
Shopee juga membukukan EBITDA lebih dari US$880 juta atau sekitar Rp14,85 triliun. Kenaikan profitabilitas terlihat jelas dibandingkan capaian 2024. Saat itu, adjusted EBITDA tercatat US$155,8 juta. Artinya, terjadi lonjakan sekitar 465% secara tahunan.
Margin EBITDA terhadap GMV turut membaik. Pada 2024, margin berada di kisaran 0,2%. Angka tersebut naik menjadi sekitar 0,7% pada 2025.
Kinerja positif juga tercermin pada kuartal terakhir tahun berjalan. Pada Kuartal IV/2025, pendapatan GAAP Shopee mencapai sekitar US$5 miliar. Nilai ini tumbuh 35,1% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Kinerja Kuartal IV dan Monetisasi Meningkat
Dari sisi transaksi, pertumbuhan GMV Shopee tetap terjaga pada akhir tahun. GMV Kuartal IV/2025 mencapai US$36,7 miliar atau sekitar Rp619,38 triliun. Capaian ini meningkat 28,3% dibandingkan Kuartal IV/2024.
Jumlah pesanan juga naik pesat. Total pesanan bruto meningkat dari 3,0 miliar menjadi 4,0 miliar transaksi. Secara tahunan, pertumbuhannya mencapai 33,3%.
Adjusted EBITDA Kuartal IV/2025 tercatat US$202,5 juta. Margin EBITDA kuartalan berada di kisaran 0,6% dari GMV.
Sea Limited turut menyoroti peningkatan monetisasi platform. Pendapatan iklan tumbuh lebih dari 80% secara tahunan pada Kuartal IV/2025. Rata-rata belanja iklan per penjual juga meningkat sekitar 45%.
Sepanjang tahun, take rate Shopee mencapai 13,0%. Angka ini naik dari 12,4% pada 2024.
Dari sisi pengguna, pembeli aktif bulanan meningkat sekitar 15%. Frekuensi pembelian rata-rata per pengguna juga naik 10%. Peningkatan ini memperkuat kinerja Shopee 2025 secara menyeluruh.
Efisiensi operasional ikut menjadi sorotan. Shopee memperluas layanan pengiriman instan dan same-day delivery. Perusahaan juga meningkatkan pemanfaatan jaringan logistik internal agar proses distribusi makin cepat.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com






