BNY Mellon mencatat kenaikan laba kuartal pertama seiring lonjakan pendapatan berbasis biaya dan meningkatnya nilai aset klien. Bank kustodian terbesar di dunia itu membukukan laba bersih sebesar US$1,63 miliar atau US$2,24 per saham, naik dari US$1,22 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kinerja tersebut ditopang oleh pendapatan fee BNY Mellon yang naik 11% menjadi US$3,77 miliar. Sementara itu, total pendapatan perusahaan mencapai rekor US$5,4 miliar, meningkat 13% secara tahunan. Aktivitas klien yang tinggi di tengah gejolak pasar menjadi faktor utama penggerak pertumbuhan ini.
Di sisi lain, aset yang dikelola dan diawasi (assets under custody and administration) melonjak 12% menjadi US$59,4 triliun hingga akhir Maret. Adapun aset kelolaan (assets under management) tercatat sebesar US$2,1 triliun.
Pendapatan bunga bersih juga menunjukkan kinerja kuat, naik 18% menjadi US$1,37 miliar. Kenaikan ini didorong oleh imbal hasil yang lebih tinggi dari reinvestasi aset yang jatuh tempo.
Aktivitas Pasar Dorong Kinerja
Lonjakan kinerja BNY tidak lepas dari dinamika pasar global yang fluktuatif. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah, serta aksi jual saham teknologi terkait kekhawatiran terhadap perkembangan kecerdasan buatan, mendorong investor melakukan penyesuaian portofolio.
CEO Robin Vince menyebut aktivitas pasar meningkat karena investor dan manajer investasi aktif melakukan rebalancing. “Ini lebih menjadi cerita tentang volume transaksi bagi kami,” ujarnya.
Meski demikian, Vince mengingatkan bahwa risiko tetap ada. Kenaikan harga energi yang berkelanjutan berpotensi menekan biaya barang dan kredit, meskipun selera risiko investor mulai membaik.
Strategi Efisiensi dan Teknologi
BNY Mellon juga terus mendorong efisiensi operasional dan investasi teknologi untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang. Upaya ini tercermin pada peningkatan return on tangible common equity menjadi 29,3%, dari sebelumnya 24,2%.
Analis dari Truist menilai kinerja perusahaan saat ini ditopang oleh kombinasi kondisi pasar yang mendukung serta strategi bisnis yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Saham BNY tercatat menguat sekitar 1% pada perdagangan pagi setelah laporan keuangan dirilis.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com





