Unit gim digital milik Sea Limited, Garena, mencatat kinerja Garena 2025 yang solid sepanjang tahun. Perusahaan membukukan pendapatan Garena sebesar US$2,41 miliar atau sekitar Rp40,66 triliun. Angka ini tumbuh 26,2% dibandingkan realisasi 2024 yang mencapai US$1,91 miliar.
Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan nilai pemesanan serta perbaikan profitabilitas perusahaan. Laporan Fourth Quarter and Full Year 2025 Results Overview menunjukkan operasional bisnis gim tetap ekspansif di berbagai pasar.
Bookings dan Laba Tumbuh Konsisten
Sepanjang 2025, nilai bookings Garena mencapai US$2,95 miliar atau sekitar Rp49,79 triliun. Capaian ini meningkat 37,2% secara tahunan dari US$2,15 miliar pada 2024.
Dari sisi profitabilitas, adjusted EBITDA tercatat US$1,47 miliar atau sekitar Rp24,80 triliun. Nilai tersebut naik 22,5% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$1,20 miliar.
Secara operasional, pendapatan segmen Garena setahun penuh mencapai US$2,41 miliar. Laba operasionalnya menyentuh US$1,18 miliar atau sekitar Rp19,92 triliun. Sementara itu, adjusted EBITDA segmen ini tercatat US$1,57 miliar sepanjang 2025.
Performa Kuartal IV dan Kontribusi Free Fire
Pada kuartal IV 2025, kinerja Garena 2025 tetap stabil. Pendapatan periode ini mencapai US$701 juta atau sekitar Rp11,83 triliun. Laba operasional tercatat US$378,8 juta. Adjusted EBITDA kuartalan mencapai US$363,8 juta.
Sea Limited menyoroti kontribusi kuat dari Free Fire terhadap pendapatan Garena. Gim tersebut masih menjadi salah satu gim seluler dengan basis pemain terbesar di dunia.
Tingkat keterlibatan pengguna juga meningkat sepanjang tahun. Pembaruan konten rutin dan fitur baru mendorong aktivitas pemain tetap tinggi. Perusahaan juga menggelar berbagai agenda komunitas dan kompetisi esports.
Turnamen global Free Fire melibatkan ratusan ribu pemain dari berbagai negara. Aktivitas ini memperkuat ekosistem sekaligus menjaga loyalitas komunitas.
Pertumbuhan Pengguna dan Monetisasi
Jumlah pengguna aktif kuartalan Garena pada kuartal IV 2025 mencapai 633,3 juta. Rasio pengguna berbayar berada di kisaran 9,2%.
Average revenue per paying user (ARPPU) tercatat sekitar US$11,6 pada periode yang sama. Angka ini mencerminkan monetisasi yang tetap sehat.
Sea Limited menyatakan pertumbuhan didorong oleh keterlibatan pemain yang konsisten. Popularitas Free Fire di pasar global juga menjadi faktor utama. Strategi konten, kolaborasi merek, dan penguatan esports ikut menopang performa.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com






