Merck PHK 150 Karyawan di Fasilitas Vaksin HPV, Penjualan Gardasil Merosot Tajam

PHK Merck
Sumber Foto : Canva

Perusahaan farmasi global, Merck & Co., mengumumkan rencana PHK Merck 150 karyawan di fasilitas produksinya di North Carolina. Pabrik tersebut memproduksi vaksin HPV Gardasil, yang selama ini menjadi salah satu motor pertumbuhan perusahaan. Kebijakan ini muncul di tengah penurunan tajam penjualan Gardasil secara global.

Berdasarkan pemberitahuan resmi yang diajukan ke otoritas negara bagian, pemutusan hubungan kerja akan mulai berlaku pada Mei mendatang. Meski demikian, saham Merck tercatat naik sekitar 3 persen pada perdagangan sore hari setelah kabar tersebut beredar.

Penjualan Gardasil Anjlok 39 Persen

Gardasil dikenal sebagai vaksin yang melindungi dari infeksi human papillomavirus (HPV), penyebab kanker serviks, vulva, vagina, dan anus. Di Amerika Serikat, Gardasil menjadi satu-satunya vaksin HPV yang mendapat izin edar.

Namun, dalam setahun terakhir, penjualan Gardasil mengalami tekanan besar. Perusahaan menghentikan pengiriman vaksin ke China akibat lemahnya permintaan pasar. Dampaknya, penjualan global vaksin ini merosot hingga 39 persen sepanjang 2025.

Sebelumnya, pertumbuhan internasional Gardasil banyak ditopang oleh pasar China. Kondisi tersebut membuat kontribusi vaksin ini terhadap kinerja perusahaan menurun signifikan. Manajemen Merck bahkan menyatakan bahwa Gardasil kini bukan lagi pendorong utama pertumbuhan bisnis mereka.

Selain faktor permintaan, perubahan kebijakan imunisasi di Amerika Serikat turut memengaruhi prospek vaksin ini. Otoritas kesehatan setempat merevisi jadwal imunisasi anak dengan merekomendasikan satu dosis vaksin HPV, menggantikan skema dua atau tiga dosis yang telah lama diterapkan.

Penyesuaian Operasional dan Strategi Bisnis

Juru bicara perusahaan menyampaikan bahwa Merck secara berkala mengevaluasi kebutuhan operasionalnya. Penyesuaian dilakukan untuk memastikan efektivitas jaringan produksi dalam menyediakan obat dan vaksin yang andal serta sesuai standar regulasi.

Langkah PHK Merck 150 karyawan ini menjadi bagian dari penataan ulang operasional perusahaan di tengah dinamika pasar global. Hingga 31 Desember 2025, Merck tercatat mempekerjakan sekitar 30.000 karyawan di Amerika Serikat dan Puerto Riko, berdasarkan laporan regulasi perusahaan.

Ke depan, strategi bisnis Merck diperkirakan akan lebih berfokus pada lini produk lain, termasuk terapi imun kanker yang selama ini menjadi sumber pendapatan utama perusahaan.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *