Pasar Obligasi Stabil Setelah Dukungan PM untuk Kanselir Reeves

biaya pinjaman pemerintah
Sumber Foto : Freepik

Biaya pinjaman pemerintah Inggris mulai menurun setelah sempat melonjak tajam sehari sebelumnya, menyusul penampilan emosional Kanselir Keuangan Rachel Reeves di parlemen. Stabilitas pasar mulai terlihat kembali setelah Perdana Menteri Sir Keir Starmer menyatakan dukungan penuhnya kepada Reeves dan menegaskan bahwa mereka bekerja “selaras penuh”.

Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris bertenor 10 tahun turun menjadi 4,45% dari 4,61% pada hari sebelumnya. Penurunan ini menandakan adanya pemulihan kepercayaan investor terhadap pasar obligasi Inggris, yang sebelumnya terguncang oleh spekulasi bahwa kanselir akan mundur dari jabatannya.

Poundsterling yang sempat melemah terhadap dolar AS mulai menguat tipis dan stabil di angka $1,3646, meskipun belum sepenuhnya pulih dari kejatuhan sebelumnya.

Kekhawatiran Pasar dan Dukungan terhadap Kanselir

Analis pasar menyebut bahwa gejolak pada biaya pinjaman pemerintah mencerminkan sensitivitas pasar terhadap dinamika politik. Will Walker Arnott dari Charles Stanley menyatakan bahwa mundurnya Reeves berpotensi membuat disiplin fiskal ikut melemah, dan hal ini mendorong pasar mendukung keberadaannya di posisi kanselir.

“Ini contoh langka ketika pasar keuangan memperkuat posisi seorang politisi,” ujarnya dalam program Today di BBC.

Sementara itu, Mohamed El-Erian, penasihat ekonomi utama Allianz, mengingatkan bahwa ketegangan pasar kemungkinan belum sepenuhnya reda. “Ketika premi risiko sudah muncul di pasar, sangat sulit untuk menghapusnya secara cepat,” kata El-Erian, seraya menekankan bahwa dampaknya terhadap pasar obligasi Inggris masih bisa berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.

Dampak Langsung terhadap Kredit Perumahan

Pergerakan pada biaya pinjaman pemerintah berdampak langsung pada pasar hipotek di Inggris. Kenaikan atau penurunan imbal hasil, terutama obligasi lima tahun, akan memengaruhi swap rate yang digunakan lembaga keuangan untuk menetapkan suku bunga pinjaman rumah tetap.

Contoh ekstrem pernah terjadi saat mini-budget di masa pemerintahan Liz Truss, ketika gejolak pasar menyebabkan lonjakan tajam pada bunga hipotek. Saat ini, pasar hipotek cenderung stabil, dengan sejumlah penurunan suku bunga kecil dari para penyedia pinjaman yang bersaing menarik nasabah.

Spekulasi pengunduran diri Reeves muncul setelah ia terlihat menangis dalam sesi Prime Minister’s Questions, tak lama setelah pemerintah membatalkan rencana reformasi kesejahteraan yang sebelumnya dirancang untuk menghemat miliaran pound. Kebijakan yang dibatalkan tersebut kini menciptakan kekurangan anggaran sekitar £5 miliar.

Namun, juru bicara Kementerian Keuangan menyatakan bahwa kondisi emosional Reeves dipicu oleh urusan pribadi, bukan karena tekanan jabatan. Di malam hari, Perdana Menteri Starmer secara terbuka menyatakan bahwa Reeves “melakukan pekerjaan yang luar biasa” dan dukungan terhadapnya tetap penuh.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Sumber : bbcnews.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *