Ninja Xpress Perluas Layanan Pengiriman Dingin, Sasar Surabaya dan UMKM Jamu

Ninja Xpress
Sumber Foto : Freepik

Ninja Xpress akan memperluas layanan pengiriman berpendingin mereka, “Ninja Cold”, ke sejumlah kota baru dalam waktu dekat. Surabaya menjadi kota pertama yang disasar dalam rencana ekspansi ini. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk di daerah pelosok.

Chief Marketing Officer Ninja Xpress, Andi Djoewarsa, mengatakan bahwa layanan logistik cold chain ini saat ini baru tersedia di Jabodetabek dan Bandung. Perusahaan menargetkan perluasan jangkauan ke kota-kota lain di Pulau Jawa. Ekspansi ke luar Pulau Jawa akan diumumkan pada waktu yang akan datang.

“Tahun ini kami fokus menambah wilayah layanan ke Surabaya dan kota-kota lain di Jawa. Sementara ekspansi ke luar Jawa akan kami umumkan kemudian,” ujar Andi.

Solusi Logistik untuk Produk Suhu Terkendali

Layanan logistik cold chain menjadi solusi penting untuk pengiriman produk sensitif suhu. Produk seperti makanan beku, obat-obatan, dan minuman herbal sangat membutuhkan suhu stabil agar tetap berkualitas selama pengiriman.

Salah satu UMKM yang telah memanfaatkan layanan ini adalah Digi Herba Nusantara. Perusahaan ini memproduksi jamu modern dalam bentuk cair dan instan. Menurut Aghnia, perwakilan Digi Herba, suhu stabil antara −18°C hingga −5°C penting untuk menjaga kualitas produk herbal.

“Teknologi cold chain menjaga kandungan aktif dalam jamu seperti enzim, antioksidan, dan vitamin. Ini sangat penting agar khasiat tetap terjaga saat produk sampai ke konsumen,” jelas Aghnia.

Inovasi Produk Jamu Modern

Dalam peringatan Hari Jamu Nasional pada 27 Mei 2025, Digi Herba Nusantara mendorong inovasi jamu agar sesuai gaya hidup modern. Bentuk produk kini lebih beragam. Mulai dari serbuk instan, kapsul, hingga minuman siap konsumsi.

Digi Herba juga aktif mengedukasi masyarakat tentang manfaat jamu. Mereka mendorong standarisasi kualitas dan pemberdayaan petani lokal. Tujuannya agar jamu Indonesia diterima lebih luas, terutama oleh generasi muda.

Tiga produk unggulan mereka adalah:

  • Cuka Kurma, untuk menjaga kadar gula darah,
  • Ginela, untuk mendukung kesehatan perempuan saat haid,
  • Urra, sebagai pengganti susu bagi anak dengan intoleransi laktosa.

“Hari Jamu Nasional bukan sekadar perayaan. Ini momen untuk melestarikan warisan budaya lewat inovasi. Kami ingin menunjukkan bahwa tradisi dan teknologi bisa berjalan beriringan,” kata Aghnia.

Digi Herba membutuhkan mitra pengiriman yang dapat melayani dua kebutuhan berbeda. Mereka mengandalkan Ninja Regular untuk produk umum. Sedangkan Ninja Cold digunakan untuk produk suhu sensitif.

“Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan Digi Herba Nusantara dalam memajukan industri jamu. Layanan Ninja Cold dan Ninja Regular kami siapkan untuk memastikan produk sampai ke konsumen dengan aman dan cepat,” ujar Andi.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Sumber : investor.id

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *