Amazon Uji Robot Humanoid untuk Percepat Pengiriman Paket

robot pengiriman humanoid
Sumber Foto : Freepik

Menurut laporan dari The Information, Amazon sedang fokus pada pengembangan perangkat lunak kecerdasan buatan yang dapat digunakan pada robot humanoid. Namun, perangkat kerasnya akan dipasok oleh perusahaan teknologi lain. Salah satu lokasi pengujian awal berada di kantor Amazon San Francisco, dalam ruang seukuran kedai kopi. Di sana, robot diuji untuk menghadapi rintangan dan simulasi pengiriman.

Robot ini dirancang agar dapat “melompat keluar” dari van pengiriman Amazon—terutama model Rivian—untuk mengantar paket ke pelanggan. Dengan strategi ini, satu robot bisa mengirim ke satu alamat, sementara pengemudi manusia mengirim ke alamat lain. Amazon sendiri diketahui memiliki lebih dari 20.000 kendaraan Rivian di Amerika Serikat dan telah menempatkan salah satunya dalam area uji coba humanoid.

Menuju Uji Coba di Dunia Nyata

Setelah melalui serangkaian pengujian di dalam humanoid park, Amazon berencana membawa robot-robot ini melakukan uji coba lapangan. Mereka akan mengantarkan paket secara langsung ke rumah pelanggan sebagai bagian dari pengembangan last mile delivery berbasis robot.

Amazon sebelumnya juga telah menggunakan robot humanoid buatan Agility Robotics di gudang-gudangnya. CEO Agility, Peggy Johnson, menjelaskan bahwa robot Digit memungkinkan karyawan menyerahkan tugas fisik kepada robot dan beralih menjadi “manajer robot”.

Selain robot humanoid, Amazon juga mengembangkan teknologi lain untuk mempercepat pengiriman, seperti kendaraan otonom melalui unit Zoox, serta pengiriman menggunakan drone. Tahun lalu, Amazon mendapatkan izin untuk menguji drone di Inggris yang dapat terbang di luar jangkauan pandangan manusia.

Tantangan Robot di Lingkungan Nyata

Prof. Subramanian Ramamoorthy dari University of Edinburgh menilai bahwa meskipun Amazon memiliki tim robotika yang andal, tantangan utama adalah memastikan robot bisa beroperasi dengan andal di luar lingkungan yang terkendali. Menurutnya, robot akan lebih mudah beroperasi di area dengan jalur masuk yang jelas dan desain rumah standar. Namun, kompleksitas akan meningkat jika harus menghadapi lingkungan tidak terduga seperti kehadiran hewan peliharaan atau anak-anak kecil.

Amazon belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan ini.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Sumber : theguardian.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *