Foxconn, perusahaan teknologi asal Taiwan, dikabarkan sedang dalam proses untuk mengakuisisi UTAC Holdings, perusahaan Singapura yang bergerak di bidang perakitan dan pengujian cip semikonduktor. Nilai akuisisi ini diperkirakan mencapai US$ 3 miliar, menjadikannya salah satu langkah strategis besar di tengah persaingan global sektor teknologi.
Saat ini, UTAC dimiliki oleh Wise Road Capital, perusahaan investasi asal China. Menurut laporan dari Reuters, Wise Road telah menunjuk Jefferies, sebuah firma keuangan internasional, untuk memimpin proses penjualan. Penawaran awal yang bersifat non-binding atau tidak mengikat dari calon pembeli diharapkan masuk sebelum akhir bulan ini.
Langkah Foxconn untuk mengakuisisi UTAC muncul di tengah sorotan tajam terhadap industri cip secara global, terutama karena meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China terkait isu keamanan nasional serta dominasi teknologi. UTAC dinilai lebih menarik bagi investor non-AS, baik dari kalangan institusi keuangan maupun pelaku industri strategis.
UTAC tidak hanya beroperasi di Singapura, tetapi juga memiliki fasilitas produksi di beberapa negara Asia, termasuk Thailand, China, dan Indonesia. Selain itu, perusahaan ini memiliki jaringan penjualan yang tersebar secara global, mencakup pasar Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.
Langkah akuisisi ini mencerminkan upaya Foxconn untuk memperkuat posisinya dalam rantai pasok semikonduktor global, sekaligus mengantisipasi kebutuhan teknologi canggih di masa depan. Dengan kepemilikan fasilitas produksi yang tersebar dan pasar yang luas, UTAC menjadi aset strategis yang menjanjikan.
Baca artikel menarik lainnya seputar bisnis dan teknologi hanya di:
roledu.com/artikel
Sumber : kontan.co.id






