Allbirds Beralih ke AI, Saham Melejit Lebih dari 500% Usai Pivot Bisnis

Allbirds AI
Sumber Foto : Google

Perusahaan sepatu Allbirds mengumumkan pivot bisnis ke kecerdasan buatan (AI), langkah yang langsung mendorong sahamnya melonjak lebih dari 580% pada perdagangan Rabu. Perusahaan asal San Francisco itu akan bertransformasi menjadi NewBird AI melalui kesepakatan senilai US$50 juta untuk masuk ke sektor infrastruktur komputasi AI.

Dalam strategi barunya, NewBird AI akan mengakuisisi unit pemrosesan grafis (GPU), yaitu chip utama yang digunakan dalam pengembangan teknologi AI. Perusahaan juga berencana menyediakan layanan komputasi berbasis cloud yang dirancang khusus untuk kebutuhan AI, menyasar tingginya permintaan pasar yang belum terpenuhi.

Langkah Allbirds pivot ke AI ini dilakukan di tengah keterbatasan pasokan komputasi global. Perusahaan menilai terdapat celah pasar besar karena banyak bisnis kesulitan mendapatkan kapasitas komputasi yang memadai untuk menjalankan teknologi AI.

Di sisi lain, merek sepatu Allbirds kini akan berada di bawah kendali American Exchange Group melalui kesepakatan senilai US$39 juta yang diumumkan pada Maret lalu. Chief Executive Officer Joe Vernachio menyebut transformasi ini sebagai upaya agar perusahaan dapat bertahan dan berkembang di masa depan.

Dinilai Lebih Mirip Likuidasi

Sejumlah analis menilai perubahan arah bisnis ini tidak sepenuhnya mencerminkan transformasi organik. Konsultan branding Wei Kan dari Conduit Asia menyebut langkah tersebut lebih menyerupai pemanfaatan “cangkang” perusahaan publik untuk masuk ke sektor yang sama sekali berbeda.

Pandangan serupa disampaikan analis ritel Hitha Herzog yang menilai lonjakan saham Allbirds dipicu sentimen pasar terhadap AI. Ia menyebut fenomena ini sebagai bagian dari tren “meme stock”, di mana harga saham terdorong oleh euforia investor ritel, bukan fundamental perusahaan.

Fenomena meme stock sendiri sempat populer selama pandemi Covid-19, ketika saham-saham tertentu melonjak drastis akibat dorongan komunitas investor di media sosial.

Perjalanan Allbirds dari Sepatu ke Teknologi

Didirikan pada 2015 oleh Tim Brown dan Joey Zwillinger, Allbirds sempat dikenal luas sebagai merek sepatu ramah lingkungan yang populer di kalangan pekerja teknologi di Silicon Valley. Produk mereka bahkan digunakan oleh tokoh seperti Ben Affleck dan Barack Obama.

Perusahaan ini sempat berekspansi ke berbagai negara, termasuk Inggris, Selandia Baru, China, dan Singapura. Namun, sejak melantai di bursa Nasdaq pada 2021, Allbirds belum mampu mencetak keuntungan secara konsisten.

Nilai sahamnya pun merosot tajam dari lebih dari US$500 per saham menjadi sekitar US$2,50 sebelum pengumuman pivot ke AI. Meski kini melonjak, analis menilai kenaikan tersebut belum mampu mengembalikan nilai perusahaan yang telah hilang selama beberapa tahun terakhir.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *