Baker Hughes sepakat menjual unit Waygate Technologies kepada perusahaan teknologi industri asal Swedia, Hexagon, dengan nilai transaksi sekitar US$1,45 miliar dalam bentuk tunai. Langkah ini menjadi bagian dari penjualan Waygate Technologies yang dilakukan perusahaan untuk merombak portofolio bisnisnya dan memperkuat fokus pada sektor bernilai pertumbuhan tinggi.
Unit Waygate Technologies, yang berbasis di Hürth, Jerman, bergerak di bidang peralatan pengujian dan inspeksi industri serta merupakan bagian dari segmen Industrial & Energy Technology (IET) Baker Hughes. Transaksi ini diperkirakan rampung pada paruh kedua tahun ini, menunggu proses penutupan regulasi.
Strategi bisnis berlanjut
Aksi divestasi ini sejalan dengan strategi Baker Hughes untuk mengurangi ketergantungan pada aset non-inti dan mengalihkan investasi ke energi bersih serta ekspansi di sektor gas alam. Perusahaan menilai langkah tersebut dapat meningkatkan imbal hasil jangka panjang sekaligus memperkuat posisi di pasar energi masa depan.
CEO Baker Hughes, Lorenzo Simonelli, menyatakan bahwa perusahaan tengah mempertegas arah bisnisnya dengan memperkuat kompetensi inti. Menurutnya, transformasi portofolio ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan di sektor yang lebih relevan dengan kebutuhan energi global.
Restrukturisasi portofolio
Dalam beberapa tahun terakhir, Baker Hughes memang aktif melepas sejumlah aset. Perusahaan sebelumnya menjual lini produk sensor presisi kepada Crane serta melepas mayoritas bisnis surface pressure control kepada Cactus. Secara total, sejak 2022 perusahaan telah melakukan divestasi aset IET mendekati US$2 miliar.
Selain melepas aset, Baker Hughes juga tetap melakukan ekspansi. Pada 2025, perusahaan menyepakati akuisisi Chart Industries senilai US$13,6 miliar secara tunai, yang memperkuat portofolio teknologi industri dan energi.
Analis menilai rangkaian transaksi ini bukan sebagai pelemahan bisnis, melainkan bagian dari strategi Baker Hughes untuk merapikan struktur usaha agar lebih fokus dan efisien di tengah perubahan industri energi global.
Saham Baker Hughes tercatat naik 1,6% dalam perdagangan pre-market, mengikuti penguatan harga minyak dunia.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com






