Platform pesan instan WhatsApp resmi memperkenalkan fitur Business AI gratis untuk pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi layanan pelanggan melalui otomatisasi, sekaligus memperkuat ekosistem digital bisnis lokal.
Fitur Business AI memungkinkan pelaku usaha merespons pertanyaan konsumen secara real-time. Sistem ini mampu menjelaskan detail produk, memberikan rekomendasi dari katalog, hingga membantu interaksi pelanggan tanpa biaya tambahan. Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat mempercepat produktivitas operasional UKM secara signifikan.
Country Director Meta Indonesia, Pieter Lydian, menegaskan bahwa UKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Menurutnya, WhatsApp Business telah lama menjadi tulang punggung komunikasi antara bisnis dan pelanggan, termasuk dalam proses transaksi sehari-hari.
“Dengan Business AI, kami ingin membantu pelaku usaha menjangkau lebih banyak pelanggan dengan cara yang lebih efisien,” ujar Pieter dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).
Secara teknis, Business AI dapat dikustomisasi untuk berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia sesuai kebutuhan bisnis. Pemilik usaha tetap memiliki kendali penuh, termasuk menentukan kapan percakapan harus dialihkan ke tim manusia untuk menangani kasus yang lebih kompleks.
Fitur Siaran Bisnis Berbasis AI
Selain agen virtual, WhatsApp juga menghadirkan fitur Siaran Bisnis (Broadcast) berbasis AI. Fitur ini mempermudah pelaku usaha mengirim pesan promosi atau informasi produk secara massal dengan pendekatan yang lebih personal.
Pengguna dapat menjadwalkan pesan, menambahkan tombol aksi khusus, serta memantau performa kampanye melalui metrik yang tersedia. Dengan demikian, strategi pemasaran menjadi lebih terukur tanpa perlu mengirim pesan secara manual satu per satu.
Peluncuran Business AI akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan. Fitur ini dapat diakses melalui tab “Fitur” di aplikasi WhatsApp Business bagi pengguna yang memenuhi syarat.
Langkah ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar strategis dalam pengembangan business messaging global. Akses gratis terhadap teknologi AI dinilai mampu menekan hambatan adopsi digital bagi UKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang lebih inklusif.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com






