Platform perpesanan WhatsApp Business resmi memperkenalkan fitur Business AI dari Meta Platforms yang memungkinkan pelaku usaha merespons pelanggan secara otomatis. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi layanan, mulai dari menjawab pertanyaan hingga memberikan rekomendasi produk secara real-time.
Fitur WhatsApp Business AI memungkinkan bisnis mengelola percakapan tanpa harus selalu membalas secara manual. Sistem ini mampu memberikan informasi penting seperti harga, promo, hingga detail produk dengan cepat, sehingga interaksi dengan pelanggan menjadi lebih responsif dan konsisten.
Selain itu, Business AI juga dapat menjawab pertanyaan umum seperti jam operasional, lokasi usaha, hingga metode pembayaran dan pengiriman. Bahkan, sistem ini mampu memberikan rekomendasi produk sesuai kebutuhan pelanggan, menjadikannya sebagai asisten virtual yang aktif selama 24 jam.
Syarat Menggunakan WhatsApp Business AI
Namun, tidak semua pelaku usaha bisa langsung menggunakan fitur ini. Meta menetapkan sejumlah persyaratan bagi UKM yang ingin mengakses WhatsApp Business AI. Pertama, pengguna wajib memiliki akun aktif di WhatsApp Business.
Kedua, fitur ini masih tersedia secara terbatas di wilayah tertentu. Bagi bisnis yang belum mendapat akses, tersedia opsi daftar tunggu.
Ketiga, dukungan bahasa masih mengikuti nomor telepon bisnis, sehingga belum semua bahasa dapat digunakan.
Keempat, pelaku usaha harus menyetujui penggunaan data percakapan untuk membantu meningkatkan performa sistem AI.
Cara Aktivasi dan Pengaturan AI
Bagi UKM yang sudah memenuhi syarat, aktivasi fitur dapat dilakukan langsung melalui aplikasi. Pengguna cukup masuk ke menu “Alat”, memilih opsi AI Bisnis, lalu mengikuti proses verifikasi seperti autentikasi sidik jari atau wajah sebelum menghubungkan AI ke akun usaha.
Agar hasil respons lebih relevan, pelaku usaha disarankan melatih sistem dengan berbagai data pendukung. Data tersebut meliputi riwayat chat pelanggan hingga tiga bulan terakhir, katalog produk, dokumen harga, hingga informasi dari website bisnis.
Selain itu, pengguna juga dapat mengatur kapan AI akan merespons pelanggan. Pengaturan ini mencakup semua percakapan baru, chat tertentu, atau interaksi yang berasal dari iklan di Facebook dan Instagram. Tersedia pula mode jeda, di mana AI tetap belajar tanpa memberikan balasan otomatis.
Meski berbasis otomatisasi, kendali penuh tetap berada di tangan pelaku usaha. Pengguna bisa mengambil alih percakapan kapan saja, dan sistem AI akan berhenti sementara saat balasan dilakukan secara manual. Namun, perlu diperhatikan bahwa fitur ini tidak selalu aktif secara instan dan mungkin memerlukan waktu beberapa menit sebelum dapat digunakan secara optimal.
Kehadiran WhatsApp Business AI menjadi langkah strategis Meta dalam memperkuat ekosistem digital bagi UKM, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan pelanggan di era serba cepat dan berbasis teknologi.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com






