OpenAI dilaporkan tengah menyiapkan uji coba iklan dalam layanan ChatGPT. Langkah ini diinformasikan oleh Bleeping Computers, yang menyebut bahwa strategi ini mirip dengan Google Search, di mana iklan dapat memengaruhi pilihan pembelian pengguna.
Versi beta ChatGPT untuk Android 1.2025.329 menunjukkan indikasi fitur iklan baru. Dalam aplikasi, terlihat referensi untuk konten bazar, iklan penelusuran, hingga carousel iklan penelusuran. Saat ini, iklan hanya muncul pada pengalaman pencarian, tetapi bisa diperluas ke layanan ChatGPT lainnya di masa depan.
Dampak pada Pengguna dan Ekonomi Digital
Menurut laporan, ChatGPT memiliki kemampuan mengenal pengguna lebih dalam dibanding mesin pencari. Hal ini memungkinkan platform menampilkan iklan yang disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. Fitur ini bisa muncul dalam hasil pencarian, mirip iklan Google.
Belum ada kepastian apakah iklan akan terlihat untuk pengguna gratis maupun pelanggan premium. Saat ini, layanan premium ChatGPT lebih fokus pada produktivitas dan penyesuaian percakapan, tanpa iklan.
Pertumbuhan Pesat Pengguna ChatGPT
Sejak debutnya pada November 2022, ChatGPT mencatat pertumbuhan signifikan. Setahun kemudian, pengguna mingguan mencapai 100 juta. Pada November 2024, jumlah ini naik menjadi 300 juta, dan kini menyentuh 800 juta pengguna setiap minggu.
Data OpenAI menunjukkan bahwa pada Juli 2025, 700 juta pengguna mengirim sekitar 18 miliar pesan per minggu. Total kunjungan diperkirakan mencapai 5–6 miliar per bulan, dengan 2,5 miliar permintaan ditangani setiap hari. India menjadi negara dengan jumlah pengguna tunggal terbanyak.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.