Dabur Promosikan Pasta Gigi Lokal di Tengah Ketegangan Dagang AS-India

Produsen India, Dabur, tengah memanfaatkan sentimen nasionalisme dengan mempromosikan pasta gigi lokal sebagai alternatif merek Amerika, di tengah memburuknya hubungan dagang dengan Amerika Serikat. Langkah ini mengikuti ajakan Perdana Menteri Narendra Modi untuk mendukung produk “Swadeshi” atau buatan India. Modi mendorong anak-anak membuat daftar produk asing dan mengurangi penggunaannya, serta meminta guru untuk mendukung kampanye ini di sekolah.

Strategi Iklan Menghadapi Tarif AS

Keputusan Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengenakan tarif hingga 50% pada produk impor India memicu kampanye boikot produk Amerika, termasuk McDonald’s, Pepsi, dan Apple. Dabur, yang memiliki nilai pasar sekitar 11 miliar dolar AS, menayangkan iklan di halaman depan koran dengan foto kemasan pasta gigi yang menyerupai Colgate, tanpa menyebut nama pesaing. Iklan itu menegaskan Dabur sebagai pilihan “Swadeshi” dengan slogan “Born there, not here”, ditulis dengan warna merah, putih, dan biru ala bendera Amerika.

Persaingan Pasar Pasta Gigi di India

Colgate menguasai 43% pasar pasta gigi di India, diikuti oleh Unilever dengan merek Pepsodent. Dabur berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar 17%, menurut data Euromonitor 2024. Dengan populasi 1,4 miliar, India menjadi pasar penting bagi merek Amerika, termasuk melalui platform e-commerce seperti Amazon India. Iklan Dabur bahkan menyertakan QR code yang mengarahkan konsumen ke link belanja online, memanfaatkan sekitar sepertiga penjualan online domestik.

Tren Pemasaran Nasionalisme di India

Pengamat komunikasi Karthik Srinivasan menilai strategi Dabur dan perusahaan lain sebagai “moment marketing”, memanfaatkan sentimen nasionalisme untuk peningkatan penjualan jangka pendek. Amul dan Rediff juga menggunakan taktik serupa, dengan menonjolkan produk buatan India dalam iklan media sosial dan surat kabar.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *