PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) terus memperluas portofolionya dengan masuk ke sektor pengelolaan sampah dan energi terbarukan. Sepanjang tahun 2025, TOBA mengakuisisi dua perusahaan asal Singapura, yakni Sembcorp Environment Pte. Ltd dan Sembcorp Enviro Facility Pte. Ltd, sebagai bagian dari strategi jangka panjang mereka dalam mengelola limbah secara berkelanjutan.
Langkah ekspansi ini melanjutkan strategi yang telah dimulai sejak Agustus 2023, ketika TOBA mengambil alih Asian Medical & Bioservices—perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah medis dan memiliki kapitalisasi pasar antara 55–90%. Menurut Head of Corporate Finance & Investor Relations TOBA, Mirza Rinaldi Hippy, bisnis pengelolaan limbah ini memiliki potensi besar, terutama karena mengusung konsep waste to energy.
Fokus pada Bisnis Waste to Energy dan Pendapatan Stabil
“Daya tarik dari aset ini adalah kemampuannya mengubah sampah menjadi energi. Sampah yang dikumpulkan akan dibakar dan menghasilkan uap panas (steam), yang kemudian dijual kembali ke kawasan industri di Singapura dengan kontrak selama 20 tahun,” jelas Mirza dalam pertemuan terbatas di kantor pusat TOBA, Jakarta Selatan (30 Juli 2025).
Ia menambahkan bahwa TOBA tertarik pada model bisnis infrastruktur yang memiliki pendapatan jangka panjang dan stabil, seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan proyek serupa.
Pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia
Selain pengelolaan sampah, TBS Energi juga memperkuat lini bisnis energi hijau. Sejak Januari 2025, perusahaan telah mengoperasikan pembangkit listrik tenaga air mini (mini hydro) berkapasitas 6 megawatt (MW) yang berlokasi di Provinsi Lampung.
Tak berhenti di situ, perusahaan juga tengah membangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Waduk Tembesi, Batam. Proyek yang digarap di atas lahan seluas sekitar 800 hektar ini memiliki kapasitas mencapai 46 MW dan telah menjalin kontrak pasokan listrik selama 25 tahun dengan PLN Batam.
“Berdasarkan ketentuan yang berlaku, kami dapat memanfaatkan sekitar 25–30% dari total area waduk tersebut untuk pembangunan PLTS,” tambah Mirza.
Masuk ke Ekosistem Kendaraan Listrik
Di luar dua pilar bisnis utama, TOBA juga melirik peluang dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV). Bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), TOBA saat ini memasok baterai untuk motor listrik GOTO dan juga mengembangkan sistem penukaran baterai (battery swapping).
“Dalam ekosistem ini, kami tidak hanya terlibat dari sisi penyedia baterai, tetapi juga dari sisi infrastruktur penukarannya. Ini menjadi bagian dari visi jangka panjang TBS Energi dalam menciptakan bisnis berkelanjutan,” tutur Mirza.
Dengan tiga pilar utama—pengelolaan sampah, energi terbarukan, dan kendaraan listrik—TBS Energi Utama Tbk menegaskan komitmennya untuk menjadi pemain strategis dalam transisi energi yang berkelanjutan.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : detik.com
