Unilever secara resmi mengakuisisi merek perawatan pria asal Amerika Serikat, Dr Squatch, dengan nilai transaksi sebesar $1,5 miliar (setara £1,09 miliar), menurut laporan Financial Times yang dikutip pada Jumat (28/6). Akuisisi Dr Squatch ini disebut sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat lini produk perawatan pria miliknya, termasuk Axe dan Dove Men+Care.
Meski ketiga pihak—Unilever, Dr Squatch, dan firma ekuitas swasta Summit Partners—telah mengumumkan kesepakatan ini sebelumnya, tidak ada rincian nilai transaksi yang diungkap secara resmi. Dalam pernyataan terbarunya, Unilever menyampaikan bahwa mereka tidak akan membagikan informasi soal besaran nilai akuisisi tersebut. Sementara itu, Summit Partners belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi dari Reuters.
Merek Perawatan Pria dengan Citra Unik
Dr Squatch didirikan pada tahun 2013 oleh Jack Haldrup dan dikenal lewat pendekatannya yang unik dengan menjual sabun batangan buatan tangan khusus untuk pria. Nama merek ini diambil dari makhluk mitos Amerika, Sasquatch, sebagai simbol kepribadian maskulin dan alami.
Seiring perkembangan bisnis, produk Dr Squatch kini mencakup berbagai kebutuhan perawatan pribadi pria, termasuk deodoran, produk perawatan rambut, cologne, hingga losion. Produk-produk ini dipasarkan melalui situs web resmi dan juga tersedia di toko fisik di berbagai wilayah Amerika Serikat.
Strategi Unilever Perkuat Segmen Pria
Unilever menyatakan bahwa akuisisi Dr Squatch akan mendukung pertumbuhan portofolio produk perawatan pria mereka dan membuka peluang untuk memperluas jangkauan merek ini ke pasar internasional. Langkah ini juga selaras dengan strategi perusahaan untuk memperkuat merek-merek yang memiliki potensi besar dalam kategori premium dan alami.
Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa Summit Partners tengah mempertimbangkan penjualan Dr Squatch dengan valuasi lebih dari $2 miliar. Namun, angka pastinya belum pernah dikonfirmasi secara terbuka.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : reuters.com






