Penjualan iPhone di Indonesia masih didominasi oleh saluran offline, meskipun e-commerce berkembang pesat. Menurut Farah Fausa Winarsih, Kepala Pemasaran Apple di PT MAP Zona Perkasa, konsumen Tanah Air cenderung lebih percaya diri saat membeli perangkat Apple secara langsung di toko. Hal ini mendorong Digimap untuk terus memperkuat dan memperluas gerai sebagai bagian dari strategi jangka menengah perusahaan.
“Produk teknologi seperti Apple tetap lebih nyaman dibeli langsung di toko. Karena itu, kami terus meningkatkan kualitas layanan gerai dan melakukan ekspansi,” jelas Farah kepada Kontan, Kamis (26/6).
Strategi Omnichannel dan Ekspansi Nasional
Salah satu langkah terbaru dalam ekspansi gerai Digimap adalah pembukaan Apple Premium Partner (APP) baru di Puri Indah Mall, Jakarta Barat. Ini menjadi gerai APP ke-9 secara nasional dan ketiga di wilayah Jakarta. Digimap sendiri menargetkan penambahan 10 hingga 15 gerai baru hingga akhir 2025.
Farah menambahkan bahwa minat masyarakat terhadap pembelian langsung meningkat setelah mobilitas pascapandemi kembali normal. Selain itu, calon pembeli iPhone, iPad, dan MacBook umumnya ingin melihat dan mencoba produk secara langsung sebelum mengambil keputusan.
“Banyak konsumen juga memilih membeli secara online tapi memilih metode pick up di toko agar bisa langsung unboxing dan memeriksa unitnya,” imbuhnya.
Untuk menjangkau lebih banyak konsumen, Digimap menjalankan strategi omnichannel, termasuk pembelian daring dengan pengambilan langsung di toko (pick up in store). Selain melalui situs resmi digimap.co.id, penjualan juga diperkuat lewat platform marketplace seperti Shopee dan Lazada.
iPhone dan Produk Wearable Jadi Tulang Punggung
Dalam portofolio produk, penjualan iPhone masih menjadi kontributor utama. Model seperti iPhone 13 dan 15 banyak diminati pengguna baru, sementara seri iPhone 16 lebih banyak diburu oleh pelanggan setia yang rutin melakukan upgrade.
Produk wearable seperti AirPods dan Apple Watch juga menunjukkan pertumbuhan positif. Segmen ini berkontribusi sekitar 20% terhadap total penjualan, dengan pertumbuhan tahunan mendekati dua digit.
Perluas Jangkauan ke Luar Jabodetabek
Ekspansi gerai Digimap tidak hanya difokuskan di wilayah Jabodetabek. Di luar wilayah tersebut, Digimap mulai menyasar kota-kota lapis kedua, seperti Lahat di Sumatra Selatan. Sementara itu, di Jabodetabek, strategi lebih diarahkan pada relokasi dan pembaruan gerai agar sesuai dengan standar Apple Premium Partner.
Pendekatan bisnis yang menyeimbangkan antara ritel fisik dan layanan digital membuktikan bahwa kehadiran toko offline masih sangat relevan. Selain memberikan pengalaman langsung bagi konsumen, keberadaan gerai juga memperkuat layanan purnajual yang menjadi nilai tambah utama bagi pelanggan produk Apple di Indonesia.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
