Tujuh Negara Berpendapatan Menengah Dapat Akses Pendanaan Rp16 Triliun untuk Dekarbonisasi Industri

dekarbonisasi industri
Sumber Foto : Freepik

Brazil, Mesir, dan Meksiko termasuk dalam tujuh negara berkembang yang terpilih menerima pendanaan $1 miliar dari Climate Investment Funds (CIF). Dana ini digunakan untuk mempercepat upaya dekarbonisasi industri di negara-negara tersebut. Empat negara lainnya adalah Namibia, Afrika Selatan, Turki, dan Uzbekistan. Ketujuh negara ini terpilih dari 26 pelamar yang mengajukan diri.

Komitmen Global untuk Dekarbonisasi Industri

Negara-negara yang terpilih akan menyusun rencana rinci bersama investor. Tujuannya adalah menurunkan emisi dari sektor industri. Sektor ini saat ini menyumbang sekitar sepertiga dari total emisi karbon global.

Melalui program ini, setiap $1 dari CIF diperkirakan akan menarik $12 dari sumber lain. Pendanaan tambahan ini dapat berasal dari bank pembangunan maupun sektor swasta. Skema ini termasuk dalam Clean Technology Fund milik CIF senilai $9 miliar. Program ini juga memungkinkan hingga 100% pembiayaan untuk proyek swasta atau proyek dengan investasi bersama yang besar.

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan

CEO CIF, Tariye Gbadegesin, menyatakan bahwa dekarbonisasi industri bukan hanya soal emisi. Menurutnya, program ini juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja baru dan kemakmuran jangka panjang.

Ia menambahkan, sektor industri harus mampu menghasilkan bahan baku rendah karbon. Produk ini dibutuhkan untuk mendukung ekspansi energi terbarukan dan pertumbuhan ekonomi global.

CIF berdiri sejak 2008 dan telah memperoleh komitmen dana sebesar $12,5 miliar dari negara-negara pendukung. Lembaga ini menyediakan hibah awal dan pinjaman lunak. Tujuannya adalah menarik investasi dari pihak yang umumnya memiliki toleransi risiko rendah.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Sumber : reuters.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *