X-Energy Targetkan IPO hingga US$7,51 Miliar, Dorong Ekspansi Teknologi Reaktor Modular Kecil

IPO X-Energy
Sumber Foto : Google

X-Energy, perusahaan pengembang teknologi nuklir yang didukung Amazon, menargetkan valuasi hingga US$7,51 miliar dalam penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Perusahaan juga berencana menghimpun dana sekitar US$814,3 juta melalui penjualan 42,9 juta saham dengan harga penawaran di kisaran US$16 hingga US$19 per saham dalam strategi IPO X-Energy.

Saham perusahaan rencananya akan melantai di Nasdaq dengan kode “XE”. Sejumlah lembaga besar seperti J.P. Morgan, Morgan Stanley, Jefferies, dan Moelis ditunjuk sebagai penjamin emisi utama dalam proses pencatatan saham tersebut.

Dorongan Pasar dan Minat Investor

IPO ini hadir di tengah pasar yang mulai kembali terbuka setelah periode perlambatan akibat volatilitas dan kekhawatiran geopolitik. Investor melihat momentum ini sebagai peluang, meski belum menunjukkan pemulihan penuh di sektor teknologi.

Minat juga datang dari investor ternama. ARK Investment Management milik Cathie Wood disebut berpotensi membeli saham hingga US$105 juta dalam penawaran ini. Sebelumnya, X-Energy sempat berencana melantai melalui perusahaan SPAC pada 2023, namun rencana tersebut dibatalkan karena kondisi pasar yang kurang mendukung.

Lonjakan Permintaan Energi dan Peran Nuklir Baru

Kebangkitan sektor nuklir menjadi latar penting IPO ini. Permintaan listrik global meningkat tajam, terutama dari pusat data raksasa yang menopang pertumbuhan kecerdasan buatan dan layanan cloud.

Dalam tren ini, teknologi reaktor modular kecil atau small modular reactor (SMR) menjadi sorotan karena dinilai lebih efisien, lebih ringkas, dan lebih cepat dibangun dibanding reaktor konvensional. X-Energy sendiri mengembangkan teknologi SMR sekaligus produksi bahan bakar nuklir.

Lembaga keuangan memperkirakan konsumsi listrik global akan terus meningkat signifikan hingga 2030, dengan pusat data menyumbang porsi besar dari pertumbuhan tersebut. Kondisi ini memperkuat posisi X-Energy di tengah meningkatnya kebutuhan energi rendah emisi.

Strategi X-Energy di Industri Nuklir

Dengan fokus pada pengembangan SMR, X-Energy berupaya mengambil posisi strategis di tengah transisi energi global. Perusahaan melihat peluang besar dari meningkatnya kebutuhan energi stabil untuk mendukung infrastruktur digital berbasis AI.

Dalam konteks ini, IPO X-Energy menjadi langkah penting untuk memperkuat pendanaan dan mempercepat komersialisasi teknologi nuklir generasi baru.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *