CEO OpenAI, Sam Altman, menekankan percepatan pengembangan ChatGPT untuk menghadapi persaingan ketat di pasar AI global, termasuk dengan raksasa teknologi seperti Google dan Anthropic. Altman menyampaikan arahan ini melalui memo internal kepada staf, dilaporkan Wall Street Journal dan The Information, dikutip The Verge, Rabu (3/12/2025).
Dalam memo itu, Altman menegaskan beberapa rencana baru, termasuk iklan, layanan belanja, kesehatan, dan asisten Pulse, akan ditunda sementara. Fokus utama perusahaan saat ini adalah menyempurnakan performa ChatGPT.
Kecepatan, Keandalan, dan Personalisasi Jadi Target
Peningkatan yang dimaksud mencakup kecepatan akses yang lebih tinggi, layanan lebih andal, kemampuan menjawab lebih luas, serta personalisasi pengalaman pengguna. Untuk mendukung pengembangan, tim ChatGPT mengadakan rapat harian dan beberapa staf dipindahkan untuk mempercepat proses ini.
Sejak debutnya pada November 2022, ChatGPT terus mencatat lonjakan pengguna. Setahun setelah peluncuran, pengguna mingguan mencapai 100 juta pada November 2023, naik menjadi 300 juta pada November 2024, dan melonjak ke 800 juta pada November 2025.
Persaingan AI Semakin Sengit
Kesuksesan ChatGPT memacu perusahaan lain mengembangkan AI sendiri. Google, misalnya, menghadirkan model gambar Nano Banana dan AI terbaru Gemini 3 yang berhasil menarik perhatian pasar. Persaingan pun kian ketat, menandai dinamika pesat di industri AI global.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.