Amazon resmi mengganti nama program satelit Project Kuiper menjadi Amazon Leo, menandai perubahan strategi perusahaan dalam bisnis konektivitas orbit rendah. Langkah ini diumumkan pada Senin (17/11/2025), bersamaan dengan sinyal pergeseran fokus dari misi internet murah menuju kerja sama komersial berskala besar. Nama baru tersebut merujuk pada posisi satelit Amazon di low-Earth orbit.
Proyek yang dikembangkan sejak 2019 ini sebelumnya dipromosikan sebagai upaya memperluas akses internet terjangkau bagi wilayah yang kesulitan layanan broadband. Saat peluncuran satelit perdana di awal tahun, Amazon menyoroti komitmennya menyediakan koneksi cepat dan ramah biaya bagi komunitas terpencil.
Misi Berubah, Informasi Biaya Dihapus dari FAQ
Namun dalam beberapa bulan terakhir, pendekatan perusahaan terlihat bergeser. Setelah menjalin kemitraan dengan Airbus dan JetBlue, Amazon Leo kini diposisikan sebagai kompetitor langsung Starlink milik SpaceX. Jejak perubahan tampak jelas pada halaman FAQ.
Arsip FAQ tahun 2024 menempatkan isu keterjangkauan sebagai prinsip inti Project Kuiper. Kata “affordability” disebut berkali-kali, bahkan dibandingkan dengan strategi harga produk seperti Echo Dot dan Fire TV Stick. Dalam versi terbaru, seluruh penjelasan mengenai biaya atau komitmen harga rendah telah dihapus. FAQ tersebut kini hanya menegaskan bahwa Amazon Leo merupakan jaringan orbit rendah untuk menghadirkan internet cepat dan stabil, tanpa menempatkan wilayah “tidak terlayani” sebagai pengguna utama.
Situs Baru Soroti Pengguna Rumah dan Perusahaan
Perubahan arah juga tampak pada laman resmi Leo. Alih-alih menekankan manfaat bagi wilayah terpencil, situs tersebut menonjolkan penggunaan untuk internet rumah, kebutuhan rumah tangga, konferensi video, hingga layanan komersial. Pengguna rural masih disebutkan, tetapi hanya sebagai pelengkap dan tanpa rincian biaya.
Amazon juga merilis video promosi di platform X, memperlihatkan beragam situasi penggunaan Leo mulai dari anak yang belajar daring, petani memakai tablet, hingga layanan ambulans di daerah terpencil. Melalui caption, perusahaan menegaskan pesan: “Nama baru, misi tetap sama.”
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.