Retailer elektronik asal Inggris, Currys, mencatat peningkatan penjualan grup sebesar 3% selama periode musim panas, terutama didorong oleh meningkatnya pembelian produk pendingin seperti air conditioner dan kipas angin. Lonjakan ini juga diikuti kabar positif terkait peninjauan skema pensiun perusahaan, yang turut mendongkrak nilai saham.
Saham Currys melonjak hingga 22% menjadi 132 pence, mencapai level tertinggi dalam empat tahun pada perdagangan awal Kamis. Selain kinerja penjualan yang kuat, investor menyambut baik selesainya tinjauan pensiun triwulanan dan peluncuran program buyback saham senilai 50 juta pound ($68 juta).
Pendapatan dan Kinerja Regional
Selama 17 minggu hingga akhir Agustus, pendapatan di pasar utama UK dan Irlandia meningkat 3%. Lonjakan penjualan produk pendingin terjadi di tengah musim panas terpanas di Inggris sejak 1884. Di wilayah Nordik, penjualan tumbuh 2%, didorong oleh meningkatnya permintaan laptop dengan fungsi AI.
Peningkatan Arus Kas dan Prospek Keuangan
Currys juga mengumumkan rencana kontribusi pensiun tahunan sebesar 13 juta pound hingga Maret 2031, jauh lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 78 juta pound per tahun hingga 2028. Menurut analis Panmure Liberum, langkah ini diperkirakan akan memberikan dorongan signifikan terhadap arus kas bebas mulai 2027.
Perusahaan tetap optimistis pada pertumbuhan laba tahunan sebesar 5%, sesuai dengan perkiraan pasar. CEO Alex Baldock menegaskan, “Ini merupakan awal yang baik untuk tahun ini, dengan kinerja yang menggembirakan di seluruh grup.” Saham sempat turun 12% dalam tiga bulan terakhir karena kekhawatiran konsumen terhadap pengeluaran.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.