PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyatakan bahwa mereka belum akan terjun ke bisnis paylater atau layanan buy now pay later (BNPL) pada tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh SEVP Digital Banking BSI, Saut Parulian Saragih, saat ditemui di Jakarta, Senin (23/6/2025). Ia menyebut bahwa pengembangan produk tersebut tidak termasuk dalam fokus bisnis perseroan tahun ini.
“Untuk saat ini, paylater belum masuk dalam rencana,” ujar Saut. Ia menjelaskan bahwa bisnis paylater belum sejalan dengan arah strategi BSI yang tengah menekankan peran sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi nasabah.
Fokus Utama pada Emas dan Ekosistem Haji
Saut menegaskan bahwa prioritas BSI saat ini adalah memperkuat ekosistem layanan haji serta bisnis bullion. Ia juga menambahkan bahwa rencana pengembangan layanan BNPL tidak tercantum dalam rencana bisnis bank (RBB) untuk tahun ini. “Setahu saya, tidak ada rencana masuk ke paylater,” katanya.
Sebelumnya, BSI sempat dikabarkan tengah mengajukan izin pengembangan layanan BNPL kepada regulator. Pada Agustus 2024, Saut sempat menyampaikan bahwa layanan tersebut direncanakan meluncur pada 2025. Namun kini, arah bisnis bank syariah terbesar di Indonesia itu belum akan mengarah ke sana dalam waktu dekat.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : kompas.com
