SpaceX memenangkan kontrak senilai US$4,16 miliar dari US Space Force untuk mengembangkan jaringan satelit yang mampu mendeteksi dan melacak ancaman udara dari luar angkasa. Kesepakatan tersebut menjadi salah satu proyek pertahanan luar angkasa terbesar yang diterima perusahaan milik Elon Musk itu dan memperkuat perannya dalam program keamanan nasional Amerika Serikat.
Kontrak tersebut merupakan bagian dari program Space-Based Advanced Moving Target Indicator (SB-AMTI), sebuah sistem yang dirancang untuk mengidentifikasi dan memantau target bergerak di udara secara global. Teknologi ini menggabungkan sensor berbasis satelit, jaringan komunikasi aman, serta sistem pemrosesan data di darat guna meningkatkan kemampuan pemantauan militer di wilayah yang sulit dijangkau atau berisiko tinggi.
Menurut US Space Force, proyek awal ini ditargetkan menghasilkan konstelasi satelit yang mulai beroperasi pada 2028. Kehadiran sistem tersebut diharapkan dapat mengurangi titik buta operasional dan memberikan kemampuan deteksi dini terhadap berbagai ancaman udara, termasuk rudal dan pesawat yang beroperasi di wilayah sengketa.
Bagian Penting Program Golden Dome
Program SB-AMTI juga menjadi salah satu elemen utama dalam inisiatif pertahanan rudal Golden Dome yang didorong pemerintah Amerika Serikat. Sistem tersebut dirancang untuk memperkuat jaringan sensor, komando, dan pertahanan berbasis ruang angkasa guna meningkatkan kemampuan mendeteksi serta melacak ancaman sebelum mencapai wilayah Amerika Serikat.
US Space Force menyatakan kontrak yang diperoleh SpaceX ini merupakan penghargaan awal dari sejumlah kontrak yang akan diberikan kepada beberapa perusahaan dalam beberapa tahun mendatang. Pendekatan tersebut dilakukan untuk mempercepat pengembangan teknologi sekaligus memperluas partisipasi industri dalam proyek pertahanan luar angkasa generasi berikutnya.
Sebelumnya, SpaceX juga memperoleh kontrak terpisah senilai US$2,29 miliar untuk membangun jaringan komunikasi satelit berkecepatan tinggi bagi kebutuhan militer Amerika Serikat. Dua kontrak besar yang diraih dalam waktu berdekatan menunjukkan semakin besarnya peran perusahaan tersebut dalam mendukung infrastruktur pertahanan dan keamanan ruang angkasa negara itu.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com