Moderna dan Mitra Global Dapat Dana US$60 Juta untuk Percepat Pengembangan Vaksin Ebola

Badan kesehatan global Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) mengalokasikan sekitar US$60 juta untuk mempercepat pengembangan vaksin Ebola Bundibugyo. Pendanaan tersebut diberikan kepada Moderna, University of Oxford, dan International AIDS Vaccine Initiative (IAVI) sebagai respons terhadap wabah yang tengah meluas di wilayah timur Republik Demokratik Kongo.

Dana terbesar diberikan kepada Moderna, yang berpotensi menerima hingga US$50 juta untuk mendukung penelitian praklinis dan uji klinis tahap awal vaksin berbasis teknologi mRNA. Selain itu, pendanaan juga dapat digunakan untuk mendukung proses manufaktur dan persiapan uji coba lanjutan apabila hasil awal menunjukkan efektivitas yang menjanjikan.

Sementara itu, University of Oxford bersama Serum Institute of India memperoleh pendanaan sekitar US$8,6 juta. IAVI menerima dukungan sekitar US$3,2 juta untuk mengembangkan kandidat vaksin dosis tunggal yang memanfaatkan teknologi serupa dengan vaksin Ebola yang telah digunakan sebelumnya.

Belum Ada Vaksin yang Disetujui

Langkah percepatan pengembangan vaksin Ebola ini dilakukan karena hingga saat ini belum tersedia vaksin maupun terapi yang disetujui untuk melawan virus Ebola Bundibugyo (BDBV). Varian tersebut menjadi penyebab utama wabah yang kini melanda sebagian wilayah Republik Demokratik Kongo dan Uganda.

Kepala CEPI Richard Hatchett mengatakan sejumlah kandidat vaksin berpotensi siap memasuki tahap uji coba dalam beberapa bulan mendatang. Namun, proses tersebut tetap menghadapi tantangan besar, terutama terkait situasi keamanan dan kondisi lapangan di kawasan terdampak wabah.

Respons Global terhadap Wabah Ebola

Selain CEPI, sejumlah lembaga internasional juga mulai meningkatkan dukungan untuk penanganan wabah. Aliansi vaksin global Gavi telah menyiapkan dana sebesar US$50 juta, sementara Pandemic Fund dari Bank Dunia menjanjikan hibah hingga lebih dari US$220 juta guna memperkuat respons kesehatan di negara-negara terdampak.

Dorongan pendanaan tersebut mencerminkan kekhawatiran komunitas internasional terhadap penyebaran Ebola Bundibugyo yang belum memiliki perlindungan medis yang memadai. Para peneliti berharap pengembangan vaksin Ebola dapat dipercepat sehingga tersedia opsi pencegahan yang efektif jika wabah terus meluas di kawasan Afrika Tengah dan sekitarnya.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *