Dell Luncurkan Laptop XPS 13 Murah, Siap Tantang MacBook Neo di Segmen Pelajar

Dell resmi memperkenalkan laptop XPS 13 terbaru dengan harga mulai US$699 atau sekitar Rp11 jutaan. Perangkat ini menjadi laptop paling terjangkau dalam lini XPS dan ditujukan untuk menarik minat pelajar serta profesional muda yang mencari perangkat premium dengan harga lebih kompetitif. Untuk musim kembali ke sekolah, Dell bahkan menawarkan harga khusus US$599 bagi pelajar berusia 16 tahun ke atas.

Melalui peluncuran laptop XPS 13 tersebut, Dell secara langsung menantang MacBook Neo milik Apple yang lebih dulu hadir di pasar pada Maret lalu. Dell mengklaim perangkat barunya menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih baik, termasuk desain yang lebih ringan dan layar yang lebih besar dibandingkan pesaingnya dari Apple.

Perusahaan menyebut XPS 13 sebagai laptop tertipis dan teringan yang pernah mereka produksi. Bobotnya sekitar setengah pon lebih ringan dibandingkan MacBook Neo. Keunggulan tersebut diharapkan dapat menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang mengutamakan mobilitas.

Persaingan di pasar laptop murah semakin ketat setelah Apple meluncurkan MacBook Neo dengan harga mulai US$599. Produk tersebut dijual lebih murah lagi bagi pelajar dengan banderol US$500 dan diposisikan untuk bersaing dengan Chromebook serta berbagai perangkat Windows kelas terjangkau.

Chief Operating Officer Dell, Jeff Clarke, mengakui Apple berhasil menghadirkan produk yang menarik di segmen tersebut. Menurutnya, kehadiran MacBook Neo justru memperkuat keyakinan Dell bahwa pasar laptop terjangkau dengan kualitas premium memiliki potensi besar, terutama di kalangan pelajar dan konsumen umum.

Peluncuran XPS 13 juga merupakan bagian dari strategi yang diumumkan Dell pada ajang Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas awal tahun ini. Saat itu, perusahaan menyatakan ingin memperluas jangkauan produknya ke seluruh rentang harga di pasar komputer pribadi sekaligus menghidupkan kembali lini laptop XPS yang populer.

Langkah agresif Dell terjadi di tengah tantangan industri PC yang menghadapi kenaikan biaya chip memori. Kondisi tersebut diperkirakan akan menekan pertumbuhan pengiriman komputer pada paruh kedua tahun ini, sehingga produsen berlomba memperkuat daya saing produk mereka.

Dell menyatakan model XPS 13 yang menggunakan prosesor Intel Core Series 3 akan segera tersedia di pasar. Sementara itu, varian dengan Intel Core Ultra Series 3 serta pilihan warna Storm dijadwalkan meluncur pada musim panas mendatang.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.Dell resmi memperkenalkan laptop XPS 13 terbaru dengan harga mulai US$699 atau sekitar Rp11 jutaan. Perangkat ini menjadi laptop paling terjangkau dalam lini XPS dan ditujukan untuk menarik minat pelajar serta profesional muda yang mencari perangkat premium dengan harga lebih kompetitif. Untuk musim kembali ke sekolah, Dell bahkan menawarkan harga khusus US$599 bagi pelajar berusia 16 tahun ke atas.

Melalui peluncuran laptop XPS 13 tersebut, Dell secara langsung menantang MacBook Neo milik Apple yang lebih dulu hadir di pasar pada Maret lalu. Dell mengklaim perangkat barunya menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih baik, termasuk desain yang lebih ringan dan layar yang lebih besar dibandingkan pesaingnya dari Apple.

Perusahaan menyebut XPS 13 sebagai laptop tertipis dan teringan yang pernah mereka produksi. Bobotnya sekitar setengah pon lebih ringan dibandingkan MacBook Neo. Keunggulan tersebut diharapkan dapat menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang mengutamakan mobilitas.

Persaingan di pasar laptop murah semakin ketat setelah Apple meluncurkan MacBook Neo dengan harga mulai US$599. Produk tersebut dijual lebih murah lagi bagi pelajar dengan banderol US$500 dan diposisikan untuk bersaing dengan Chromebook serta berbagai perangkat Windows kelas terjangkau.

Chief Operating Officer Dell, Jeff Clarke, mengakui Apple berhasil menghadirkan produk yang menarik di segmen tersebut. Menurutnya, kehadiran MacBook Neo justru memperkuat keyakinan Dell bahwa pasar laptop terjangkau dengan kualitas premium memiliki potensi besar, terutama di kalangan pelajar dan konsumen umum.

Peluncuran XPS 13 juga merupakan bagian dari strategi yang diumumkan Dell pada ajang Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas awal tahun ini. Saat itu, perusahaan menyatakan ingin memperluas jangkauan produknya ke seluruh rentang harga di pasar komputer pribadi sekaligus menghidupkan kembali lini laptop XPS yang populer.

Langkah agresif Dell terjadi di tengah tantangan industri PC yang menghadapi kenaikan biaya chip memori. Kondisi tersebut diperkirakan akan menekan pertumbuhan pengiriman komputer pada paruh kedua tahun ini, sehingga produsen berlomba memperkuat daya saing produk mereka.

Dell menyatakan model XPS 13 yang menggunakan prosesor Intel Core Series 3 akan segera tersedia di pasar. Sementara itu, varian dengan Intel Core Ultra Series 3 serta pilihan warna Storm dijadwalkan meluncur pada musim panas mendatang.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *