Meta resmi memperkenalkan layanan berbayar untuk pengguna Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Melalui paket langganan bulanan tersebut, perusahaan menawarkan berbagai fitur eksklusif yang tidak tersedia pada versi reguler, sebagai bagian dari strategi memperluas sumber pendapatan di luar bisnis iklan digital.
Berdasarkan laporan TechCrunch, Meta menetapkan biaya langganan Instagram Plus dan Facebook Plus sebesar US$3,99 per bulan atau sekitar Rp71 ribu. Sementara itu, WhatsApp Plus dibanderol US$2,99 per bulan atau sekitar Rp53 ribu. Kehadiran paket premium ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman penggunaan yang lebih personal dan fleksibel.
Pada Facebook Plus dan Instagram Plus, pelanggan memperoleh sejumlah fitur tambahan, seperti memperpanjang masa tayang Story melebihi 24 jam, melihat Story tanpa tercatat sebagai penonton, hingga menyembunyikan unggahan baru dari feed pengikut. Pengguna juga dapat menikmati opsi personalisasi berupa font khusus untuk bio profil, ikon aplikasi yang dapat diubah, serta akses ke data performa Story termasuk jumlah tayangan ulang.
Langkah ini menyasar basis pengguna yang sangat besar. Per April 2026, Facebook tercatat memiliki sekitar 210,4 juta pengguna di Indonesia atau lebih dari 73% populasi nasional. Di sisi lain, Instagram memiliki sekitar 121,5 juta pengguna aktif bulanan, dengan kelompok usia 25 hingga 34 tahun menjadi segmen pengguna terbesar.
WhatsApp Plus Tawarkan Personalisasi Tambahan
Untuk platform perpesanan, Meta menghadirkan WhatsApp Plus yang berfokus pada peningkatan pengalaman personalisasi. Melalui paket berlangganan tersebut, pengguna mendapatkan akses ke tema aplikasi eksklusif, nada dering khusus, kapasitas pin chat yang lebih banyak, serta koleksi stiker premium.
WhatsApp sendiri masih menjadi aplikasi pesan instan paling dominan di Indonesia. Data We Are Social menunjukkan tingkat penggunaan platform tersebut mencapai 90,8% dari total pengguna internet di dalam negeri, menjadikannya salah satu aset digital terbesar yang dimiliki Meta.
Meta One Bidik Kreator dan Pengguna AI
Selain menyasar pengguna umum, Meta juga mulai mengembangkan model langganan untuk kalangan profesional, kreator konten, dan pengguna teknologi kecerdasan buatan. Perusahaan mengumumkan uji coba paket baru bernama Meta One yang mengintegrasikan berbagai layanan premium dalam satu ekosistem.
Melalui Meta One, pengguna akan memperoleh akses ke kemampuan AI yang lebih canggih, termasuk pemrosesan penalaran tingkat lanjut serta kuota pembuatan gambar dan video berbasis AI yang lebih besar dibandingkan layanan standar. Paket ini akan mulai diuji coba secara terbatas pada bulan depan di Singapura, Guatemala, dan Bolivia.
Meta menyediakan dua pilihan paket untuk layanan tersebut, yakni Meta One Plus dengan tarif US$7,99 per bulan dan Meta One Premium seharga US$19,99 per bulan. Menurut Head of Product Meta, Naomi Gleit, perusahaan berencana terus menambah fitur baru guna meningkatkan nilai layanan berlangganan di masa mendatang.
Peluncuran layanan berbayar Meta menjadi sinyal semakin kuatnya upaya perusahaan dalam membangun model bisnis berbasis langganan. Strategi ini melengkapi sumber pendapatan utama dari iklan sekaligus membuka peluang monetisasi baru dari miliaran pengguna yang tersebar di berbagai platform miliknya.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com