Persediaan Bisnis AS Naik Lebih Tinggi dari Perkiraan, Didorong Lonjakan di Sektor Grosir

Persediaan Bisnis AS

Persediaan bisnis di Amerika Serikat naik 0,4% pada Februari, lebih tinggi dari perkiraan pasar sebesar 0,3%. Kenaikan ini terjadi setelah posisi Januari yang tidak berubah, dengan sektor grosir menjadi pendorong utama pemulihan stok.

Data dari Biro Sensus Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa peningkatan ini berpotensi menambah kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama, melalui penguatan investasi inventori.

Kenaikan persediaan terutama ditopang oleh sektor grosir yang rebound 0,8% pada Februari. Sementara itu, persediaan ritel naik tipis 0,2% setelah sebelumnya tumbuh 0,3% pada Januari. Di sisi lain, sektor manufaktur mencatat kenaikan terbatas sebesar 0,1%.

Secara tahunan, total persediaan bisnis tumbuh 1,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Biro Sensus juga memastikan bahwa rilis data kembali berjalan normal setelah sempat tertunda akibat gangguan administrasi sebelumnya.

Inventori bisnis sebelumnya memberikan kontribusi kecil terhadap pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 0,5% pada kuartal keempat. Saat ini, Federal Reserve Atlanta memperkirakan ekonomi AS tumbuh 1,3% pada kuartal pertama tahun berjalan.

Sebagai perbandingan, pertumbuhan ekonomi AS sempat mencapai 4,4% pada periode Juli–September tahun lalu, sebelum melambat di kuartal-kuartal berikutnya.

Di sisi lain, aktivitas penjualan meningkat tajam 1,7% pada Februari setelah naik 0,6% pada bulan sebelumnya. Penjualan ritel juga tumbuh 0,7%, mencerminkan permintaan yang masih stabil.

Kondisi ini membuat rasio persediaan terhadap penjualan turun menjadi 1,33 bulan, dari sebelumnya 1,35 bulan. Artinya, perputaran barang di tingkat bisnis berlangsung lebih cepat seiring meningkatnya aktivitas penjualan.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *