Manajer aset alternatif global tengah menghadapi tekanan baru dari investor, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak kecerdasan buatan (AI) serta naiknya penarikan dana di sejumlah produk
Manajer aset alternatif global tengah menghadapi tekanan baru dari investor, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak kecerdasan buatan (AI) serta naiknya penarikan dana di sejumlah produk
Northern Trust mencatat kinerja laba di atas estimasi pasar pada periode terbaru, didorong oleh kondisi pasar keuangan yang solid. Kinerja tersebut juga ditopang oleh peningkatan
Bank of England (BoE) diperkirakan akan mempertahankan kebijakan suku bunga hingga setidaknya akhir 2026, meski tekanan inflasi di Inggris belum sepenuhnya mereda. Hal ini berdasarkan
MSCI mencatat kenaikan laba pada kuartal pertama 2026, dengan penguatan utama berasal dari bisnis indeks yang menjadi pendorong terbesar kinerja perusahaan. Pertumbuhan ini terjadi di
Startup semikonduktor asal Australia, Syenta berhasil mengamankan pendanaan chip AI senilai US$26 juta atau sekitar ratusan miliar rupiah. Dana tersebut disiapkan untuk mempercepat pengembangan teknologi
Amazon memperluas penggunaan kendaraan ramah lingkungan dalam rantai logistiknya melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi transportasi asal Swedia, Einride. Dalam kemitraan ini, sebanyak 75 unit
Investasi sektor antariksa mencatat lonjakan tajam pada kuartal pertama 2026 dengan total pendanaan mencapai US$7,95 miliar atau sekitar Rp126 triliun. Angka ini hampir dua kali
Perusahaan manufaktur global 3M membukukan kinerja keuangan yang lebih baik dari perkiraan pada kuartal terbaru. Meski demikian, perusahaan memperingatkan adanya potensi tambahan beban biaya hingga
Amazon berencana menggelontorkan investasi hingga US$25 miliar ke Anthropic, startup kecerdasan buatan di balik model Claude, sebagai bagian dari kesepakatan cloud jangka panjang senilai sekitar
Elon Musk dilaporkan meningkatkan kepemilikannya di SpaceX dengan nilai sekitar US$1,4 miliar atau setara Rp22 triliun pada tahun lalu. Langkah ini memperkuat kendali Musk atas