Amazon Akuisisi Globalstar Rp190 Triliun, Perkuat Persaingan di Layanan Internet Satelit Global

Amazon resmi mengakuisisi Globalstar dalam kesepakatan senilai US$11,57 miliar atau sekitar Rp190 triliun. Langkah ini memperkuat posisi Amazon di industri layanan internet satelit sekaligus meningkatkan tekanan persaingan terhadap Starlink milik SpaceX.

Dalam transaksi tersebut, pemegang saham Globalstar dapat memilih menerima US$90 per saham dalam bentuk tunai atau 0,3210 saham Amazon. Nilai penawaran itu mencerminkan premi lebih dari 31% dibanding harga sebelum kabar akuisisi beredar. Proses akuisisi ditargetkan selesai tahun depan, dengan syarat persetujuan regulator serta pencapaian target teknis perusahaan.

Dorong Ekspansi Satelit Amazon

Melalui akuisisi Globalstar oleh Amazon, perusahaan teknologi asal AS itu mempercepat pengembangan layanan komunikasi satelit langsung ke perangkat (direct-to-device/D2D). Teknologi ini memungkinkan koneksi tanpa menara seluler dan ditargetkan mulai diluncurkan pada 2028.

Amazon sendiri saat ini tengah membangun jaringan satelit orbit rendah dengan target sekitar 3.200 satelit hingga 2029. Sebagian besar diharapkan sudah mengorbit sebelum tenggat regulasi pada Juli mendatang. Dengan tambahan aset Globalstar, Amazon memperkuat fondasi untuk memperluas layanan internet satelit secara global.

Persaingan Ketat dengan Starlink

Di sisi lain, Starlink milik SpaceX masih menjadi pemimpin pasar dengan lebih dari 9 juta pengguna dan sekitar 10.000 satelit aktif di orbit. Perusahaan milik Elon Musk itu juga terus mengembangkan layanan direct-to-device melalui kerja sama dengan operator telekomunikasi global.

Masuknya Amazon ke fase agresif ini menunjukkan bahwa layanan internet satelit kini menjadi arena persaingan utama perusahaan teknologi dunia. Meski masih tertinggal dari sisi skala, Amazon menilai akuisisi Globalstar akan mempercepat upaya mengejar ketertinggalan dari Starlink.

Saham Globalstar tercatat melonjak lebih dari 10% setelah pengumuman, sementara saham Amazon ikut menguat sekitar 3%. Kontraktor utama Globalstar, MDA Space, juga mengalami kenaikan signifikan.

Kesepakatan ini masih menunggu persetujuan Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat, yang disebut terbuka terhadap rencana akuisisi tersebut.

Dengan langkah ini, Amazon semakin agresif memperluas bisnisnya di sektor akuisisi Globalstar oleh Amazon sekaligus memperkuat posisi dalam industri satelit global yang terus berkembang pesat.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *