Snap Inc PHK 1.000 Karyawan, Efisiensi Biaya Didorong Persaingan Iklan dan AI

Snap Inc PHK 1.000 Karyawan
Sumber Foto : Canva

Snap Inc memangkas sekitar 1.000 karyawan atau setara 16% dari total tenaga kerja sebagai bagian dari langkah efisiensi biaya dan restrukturisasi perusahaan teknologi. Kebijakan ini menjadi bagian dari PHK Snap Inc yang disampaikan langsung oleh CEO Evan Spiegel melalui memo internal, di tengah tekanan persaingan industri iklan digital global.

Perusahaan juga menutup lebih dari 300 posisi yang belum terisi sebagai bagian dari penataan ulang organisasi. Langkah ini diperkirakan mampu menghemat biaya tahunan lebih dari US$500 juta atau sekitar Rp8,5 triliun pada paruh kedua tahun ini.

Di sisi lain, proses restrukturisasi ini diperkirakan menimbulkan biaya antara US$95 juta hingga US$130 juta untuk pesangon dan pengeluaran lainnya. Kebijakan restrukturisasi Snap Inc ini dilakukan sebagai respons terhadap tekanan operasional dan kebutuhan penyesuaian struktur biaya.

Tekanan Persaingan dan Efisiensi Biaya

Snap menghadapi persaingan ketat di bisnis iklan digital dengan pemain besar seperti Meta dan Google yang memiliki ekosistem dan basis pengguna lebih luas. Selain itu, investor Irenic Capital Management disebut turut mendorong perusahaan untuk melakukan penghematan lebih agresif.

Perusahaan juga menyoroti peran kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai digunakan untuk mempercepat pekerjaan, mengurangi tugas berulang, dan meningkatkan produktivitas. Faktor ini menjadi salah satu pendorong utama gelombang PHK Snap Inc dan efisiensi operasional di berbagai divisi.

Meski Snapchat masih memiliki lebih dari 940 juta pengguna aktif bulanan, perusahaan belum mampu mengonversi basis pengguna besar tersebut menjadi pertumbuhan laba yang seimbang. Tantangan ini membuat restrukturisasi Snap Inc menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan bisnis.

Dari sisi pengembangan produk, Snap masih melanjutkan proyek kacamata augmented reality (AR) yang memungkinkan interaksi digital tanpa layar ponsel. Produk tersebut direncanakan meluncur ke pasar konsumen pada akhir tahun dan akan bersaing dengan perangkat serupa dari Meta, Google, hingga Apple.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *