Kawasan Baru Xiong’an terus dikembangkan sebagai kota futuristik di China untuk mengurangi beban administratif Beijing sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan Beijing-Tianjin-Hebei.
Terletak sekitar satu jam perjalanan dari ibu kota, proyek ambisius ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memindahkan fungsi nonesensial dari Beijing ke wilayah baru yang lebih terencana. Dengan demikian, Beijing dapat lebih fokus pada perannya sebagai pusat pemerintahan nasional.
Sejauh ini, pembangunan di kota futuristik Xiong’an telah mencakup area sekitar 215 kilometer persegi. Ribuan gedung modern berdiri membentuk lanskap perkotaan baru, dengan total lebih dari 5.300 bangunan yang telah selesai dibangun.
Data resmi juga mencatat bahwa kawasan ini kini dihuni oleh sekitar 1,41 juta penduduk. Selain itu, Xiong’an telah menarik setidaknya 669 perusahaan teknologi tinggi yang mulai beroperasi dan memperkuat ekosistem inovasi di wilayah tersebut.
Strategi Pemerataan Pembangunan
Pengembangan Kawasan Baru Xiong’an merupakan bagian dari upaya pemerintah China untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih merata di wilayah utara. Selama ini, konsentrasi aktivitas ekonomi dan administratif yang tinggi di Beijing dinilai menimbulkan tekanan besar terhadap infrastruktur kota.
Melalui proyek ini, diharapkan distribusi fungsi kota dapat lebih seimbang, sekaligus mempercepat integrasi ekonomi antara Beijing, Tianjin, dan provinsi Hebei. Pendekatan ini juga mencerminkan arah pembangunan jangka panjang China yang mengedepankan perencanaan kota berkelanjutan dan berbasis teknologi.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com.






