Produsen satelit asal Jerman OHB SE, tengah mengatur strategi untuk melepas saham baru dan saham lama di pasar, sebuah langkah yang bisa memberi ruang bagi pemegang minoritas KKR & Co. untuk mengurangi kepemilikannya tanpa sepenuhnya keluar dari perusahaan. Rencana ini diperkirakan akan menempatkan nilai perusahaan sedikit di atas €5,5 miliar.
Penjualan saham tersebut akan mencakup gabungan saham baru yang diterbitkan dan saham yang ada saat ini, diperkirakan mencapai sekitar 20% dari total modal OHB. Inisiatif ini ditujukan untuk menarik investor baru sekaligus memberikan likuiditas bagi pemegang saham tertentu.
Untuk mengelola transaksi ini, OHB telah menunjuk tiga bank internasional utama—Deutsche Bank, Goldman Sachs, dan JPMorgan—sebagai koordinator global penawaran saham. Kesepakatan formal terhadap waktu dan mekanisme penjualan masih dalam pembicaraan, namun kemungkinan akan terjadi sepanjang tahun ini.
Langkah ini terjadi di tengah lonjakan permintaan atas sistem satelit dan komponen peluncur, yang membantu OHB mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 21% pada 2025, seiring meningkatnya proyek ruang angkasa dan pertahanan di Eropa.
KKR, yang masuk sebagai investor minoritas sejak 2024, diperkirakan bakal menjual sebagian sahamnya namun masih mempertahankan porsi besar kepemilikan pascapenawaran. Sementara itu, keluarga Fuchs tetap menjadi pemegang saham mayoritas dengan kontrol sekitar 65% saham OHB.
Hingga kini, baik pihak OHB, KKR, maupun perbankan yang terlibat belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai rencana penjualan ini. Berita ini masih berdasarkan sumber yang mengetahui langsung perkembangan transaksi.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com