Merck Dekati Akuisisi Terns Pharma Senilai Rp100 Triliun untuk Perkuat Bisnis Kanker

Merck & Co. dilaporkan mendekati kesepakatan akuisisi Terns Pharmaceuticals dengan nilai hampir US$6 miliar (sekitar Rp100 triliun) guna memperkuat portofolio obat kanker. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Merck untuk menjaga pertumbuhan bisnis onkologi di tengah ancaman berakhirnya paten obat andalannya.

Akuisisi ini disebut-sebut berpotensi meningkat hingga sekitar US$6,7 miliar dalam skema penuh. Salah satu aset utama yang dibidik adalah kandidat obat TERN-701, yang tengah dikembangkan untuk pengobatan leukemia jenis chronic myeloid leukemia (CML). Obat ini dinilai memiliki potensi besar dalam pipeline terapi kanker generasi berikutnya.

Selain memperluas lini produk, Merck juga berupaya memperkuat posisi jangka panjang di pasar onkologi global. Akuisisi Terns Pharma akan memberikan akses terhadap teknologi dan pengembangan obat inovatif yang dapat menjadi sumber pendapatan baru dalam beberapa tahun ke depan.

Strategi Hadapi “Patent Cliff” Keytruda

Langkah akuisisi ini tidak lepas dari kekhawatiran pasar terhadap apa yang dikenal sebagai “patent cliff”, yakni periode saat hak paten obat utama berakhir. Obat kanker Keytruda milik Merck diperkirakan akan kehilangan eksklusivitas patennya pada 2028, yang berpotensi menekan pendapatan perusahaan secara signifikan.

Sebagai salah satu kontributor terbesar dalam pendapatan Merck, Keytruda selama ini menjadi tulang punggung bisnis onkologi perusahaan. Oleh karena itu, Merck aktif mencari kandidat terapi baru untuk menjaga stabilitas pendapatan dan mempertahankan dominasinya di sektor kanker.

Di tengah persaingan ketat industri farmasi global, langkah ekspansi melalui akuisisi dinilai menjadi strategi cepat untuk mengamankan pipeline inovasi. Terns Pharma, dengan fokus pada terapi kanker dan penyakit kronis, dianggap sebagai target yang relevan untuk memperkuat posisi Merck.

Secara keseluruhan, rencana akuisisi ini mencerminkan tren industri farmasi yang semakin agresif dalam mengakuisisi perusahaan bioteknologi demi mempercepat inovasi dan mempertahankan daya saing di pasar global.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *