Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Dell Technologies, kembali melakukan langkah efisiensi dengan memangkas tenaga kerja sekitar 10% sepanjang 2025. Kebijakan ini diambil untuk memperkuat investasi AI yang kini menjadi prioritas utama perusahaan.
Langkah tersebut berdampak pada sekitar 11.000 karyawan di berbagai negara. Berdasarkan laporan tahunan perusahaan, jumlah pegawai Dell per 31 Januari 2026 tercatat sekitar 97.000 orang. Angka ini turun dari 108.000 karyawan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Efisiensi Berkelanjutan dan Fokus AI
Tren PHK Dell 2025 bukan terjadi sekali saja. Perusahaan diketahui telah melakukan pengurangan tenaga kerja secara konsisten selama tiga tahun terakhir. Sejak awal 2023, total posisi yang dipangkas mencapai sekitar 36.000 atau setara 27% dari jumlah awal karyawan.
Manajemen menyebutkan, langkah ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan biaya yang lebih ketat. Selain itu, perusahaan juga melakukan penataan ulang organisasi dan membatasi perekrutan dari luar.
Biaya pesangon yang dikeluarkan pada tahun fiskal 2026 mencapai sekitar Rp9,64 triliun. Nilai ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang menyentuh Rp11,75 triliun.
Perusahaan menegaskan bahwa keputusan ini bertujuan menjaga daya saing sekaligus memastikan inovasi tetap berjalan. Fokus utama kini diarahkan pada pengembangan investasi AI, terutama di sektor infrastruktur teknologi.
Kinerja Bisnis dan Respons Pasar
Perubahan strategi ini mulai menunjukkan hasil. Unit Infrastructure Solutions Group (ISG) milik Dell mencatat pertumbuhan pendapatan hingga 40% pada tahun fiskal 2026. Peningkatan ini didorong oleh tingginya permintaan teknologi berbasis AI.
Dell juga tengah menjalankan transformasi besar melalui sistem terpadu bernama “One Dell Way”. Program ini disebut sebagai salah satu perubahan operasional terbesar dalam sejarah perusahaan.
Di sisi pasar, kebijakan ini mendapat respons positif. Harga saham Dell tercatat naik sekitar 24% sepanjang tahun berjalan. Perusahaan juga menaikkan dividen tunai sebesar 20% serta menyiapkan dana sekitar Rp169,5 triliun untuk pembelian kembali saham.
Langkah PHK Dell 2025 dan peningkatan investasi AI mencerminkan tren global di industri teknologi. Sejumlah perusahaan besar lain juga melakukan efisiensi serupa, seiring meningkatnya peran kecerdasan buatan dalam operasional bisnis.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di https://roledu.com






