China baru saja memberikan persetujuan untuk obat GLP‑1 Pfizer yang digunakan dalam manajemen berat badan pada orang dewasa yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Keputusan ini diumumkan oleh perusahaan farmasi asal Amerika Serikat melalui kanal resmi media sosialnya pada hari Jumat. Persetujuan tersebut menandai langkah penting Pfizer dalam memasuki industri terapi obesitas di pasar China yang sangat kompetitif.
Obat yang disetujui di pasar China ini dikenal dengan nama Xianweiying, atau secara generik disebut ecnoglutide. Obat ini bekerja sebagai agonis reseptor GLP‑1 dan dipasarkan dalam bentuk injeksi sekali seminggu. Sebelumnya, Pfizer mengamankan hak komersial untuk obat tersebut di daratan China dari perusahaan biotek lokal, Hangzhou Sciwind Biosciences, melalui kesepakatan yang dilakukan pada bulan Februari.
Masuk ke Pasar Obesitas yang Berkembang
Persetujuan ini membuka peluang bagi obat GLP‑1 Pfizer untuk bersaing dengan obat‑obat lain di kelas yang sama yang sudah lebih dulu hadir di China, seperti produk dari Novo Nordisk, Eli Lilly, dan perusahaan biotek lain. Produk‑produk tersebut juga merupakan terapi injeksi yang biasa diresepkan untuk mengelola berat badan dan kondisi metabolik lain seperti diabetes.
Firma riset memperkirakan bahwa pasar obat penurun berat badan di China akan berkembang pesat dan bernilai miliaran dolar dalam beberapa tahun ke depan. Hadirnya Xianweiying diharapkan dapat memperkuat posisi Pfizer di segmen ini, terutama karena permintaan terhadap terapi GLP‑1 receptor agonist terus meningkat.
Pfizer sendiri belum secara resmi mengumumkan tanggal peluncuran maupun strategi harga untuk Xianweiying di China. Namun, persetujuan tersebut jelas memperluas jejak perusahaan dalam pasar manajemen berat badan yang sedang tumbuh dengan cepat.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com