Amazon Pangkas Pekerjaan di Divisi Robotika

Amazon kembali melakukan PHK Amazon, kali ini menyasar unit robotika yang bertugas mengembangkan robot dan sistem otomatisasi di gudang. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menyesuaikan struktur tenaga kerja dengan prioritas efisiensi dan inovasi.

Lebih dari 100 posisi white-collar di divisi robotika terdampak pengurangan ini. Tim yang terkena dampak meliputi karyawan yang terlibat dalam perancangan robot dan perangkat otomatisasi yang selama ini digunakan di jaringan logistik Amazon.

Fokus Strategis pada Robotika

Meskipun ada pengurangan tenaga kerja, Amazon menegaskan bahwa robotika tetap menjadi prioritas strategis perusahaan. Namun, beberapa proyek robot baru dihentikan, termasuk beberapa sistem otomatisasi yang baru diluncurkan, untuk dialihkan ke pendekatan yang dianggap lebih efisien.

Langkah ini mengikuti gelombang pemutusan pekerjaan yang lebih besar di Amazon sejak akhir 2022. Januari lalu, sekitar 16.000 karyawan korporat juga terkena PHK. Total pengurangan tenaga kerja korporat selama beberapa tahun terakhir mencapai puluhan ribu posisi.

Alasan dan Dampak PHK

Amazon menyatakan bahwa pengurangan staf bertujuan untuk mengefisiensikan operasi sekaligus memastikan tim tetap fokus pada inovasi dan pelayanan pelanggan. Penggunaan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi faktor yang mempengaruhi struktur tim, sehingga beberapa posisi tradisional berkurang sementara investasi pada robotika dan AI tetap berlanjut.

Dengan strategi ini, perusahaan berharap dapat meningkatkan efektivitas dan skalabilitas operasional tanpa mengurangi komitmen terhadap inovasi robotik.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *