Penurunan Saham Software Memengaruhi Kinerja Manajer Aset

Koreksi tajam yang terjadi di sektor software global belakangan ini menimbulkan efek luas hingga ke perusahaan manajemen aset dan private equity. Kekhawatiran investor terutama terkait eksposur pinjaman dan tingkat leverage perusahaan software, membuat tekanan pasar merambat lebih jauh.

Sejak awal tahun, sektor software kehilangan hampir $1 triliun dari nilai pasar. Hal ini berdampak pada indeks Dow Jones US Asset Managers, yang turun hampir 5% dalam sepekan, sementara indeks saham utama lainnya relatif stabil. Saham sejumlah manajer aset besar, seperti Blackstone, Carlyle, Blue Owl, Apollo, TPG, dan KKR, mengalami penurunan antara 7% hingga 14%, sebelum sempat menguat tipis di akhir pekan.

Faktor yang Menyebabkan Tekanan

Analis menyoroti beberapa faktor utama yang memperparah kondisi pasar. Penurunan harga saham software meningkatkan risiko kredit dan leverage bagi perusahaan yang memiliki eksposur besar di sektor ini. Data menunjukkan, aktivitas investasi di layanan teknologi mencapai sekitar 21% dari total transaksi private equity, di mana TPG, Carlyle, dan KKR mencatat eksposur di atas rata-rata, sedangkan Apollo sedikit lebih rendah.

Selain itu, saham software turun sekitar 22% sejak awal Januari, sehingga rasio pinjaman terhadap nilai perusahaan meningkat dan potensi gagal bayar menjadi perhatian. Data BNP Paribas mengungkap, eksposur sektor software di U.S. leveraged loans mencapai 17% dan sekitar 4% di pasar high yield. Dalam private credit, eksposur software diperkirakan sekitar 20%, berdasarkan laporan triwulanan dari perusahaan investasi khusus.

Risiko Kredit dan Perlambatan Pertumbuhan

Sektor non-bank lending, termasuk dana kredit privat dan collateralised loan obligations, juga merasakan dampak perlambatan pertumbuhan perusahaan software. Laporan KBRA menunjukkan, pendapatan sektor software turun dari 18% menjadi 10% akibat penyesuaian pengeluaran TI. Rata-rata, perusahaan software yang meminjam di sektor ini menanggung utang sekitar 7,4 kali laba sebelum pajak dan bunga, lebih tinggi dibandingkan rata-rata 5,9 kali di kumpulan pinjaman senilai lebih dari $1 triliun.

Bankir yang memantau portofolio manajer aset menyebutkan, perusahaan manajemen alternatif menghadapi tekanan nyata dalam menutup investasi di sektor software karena risiko gagal bayar dan perlambatan pertumbuhan yang meningkat.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *