Ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 menjadi panggung peluncuran An’An, sebuah robot biomimetik panda yang dikembangkan oleh Mind With Heart Robotics. Robot ini dirancang bukan sekadar sebagai perangkat teknologi, tetapi sebagai pendamping emosional yang mampu membangun kedekatan dengan manusia.
An’An hadir dengan bentuk panda berbulu wol dan tubuh lembut. Desain ini dipilih berdasarkan pendekatan psikologis, yakni manusia cenderung merasa lebih nyaman saat berada di dekat bentuk yang menyerupai makhluk hidup. Karena itu, An’An dibuat lebih menyerupai boneka hangat dibandingkan robot berpenampilan futuristis.
Sensor Sentuhan dan AI Emosional
Mengutip Yanko Design, Jumat (9/1/2026), di balik tampilannya yang ramah, An’An dibekali jaringan sensor yang tersebar di seluruh tubuh. Sensor tersebut mampu membedakan berbagai jenis sentuhan, seperti elusan, pelukan, hingga saat robot diangkat.
Seluruh input sentuhan dan suara diproses oleh sistem pendamping emosional AI yang bersifat adaptif. Teknologi ini menganalisis cara pengguna berbicara serta kebiasaan interaksi dari waktu ke waktu. Melalui proses tersebut, An’An secara bertahap mengenali karakter dan preferensi penggunanya.
Robot ini juga memiliki memori jangka panjang. Dalam periode penggunaan tertentu, An’An dapat memahami rutinitas harian, termasuk waktu ketika pengguna membutuhkan interaksi atau justru menginginkan ketenangan. Sebagian besar sistemnya dapat berjalan tanpa koneksi internet, sehingga tetap berfungsi dalam kondisi jaringan terbatas.
Dukungan Emosional di Lingkungan Perawatan
An’An ditenagai baterai dengan daya pakai sekitar empat hingga lima jam dan dapat diisi ulang melalui USB-C. Kombinasi kemampuan mendengar, merespons sentuhan, serta belajar dari interaksi membuat An’An terasa lebih personal dibandingkan robot konvensional.
Pengujian awal menunjukkan interaksi berkelanjutan dengan robot biomimetik panda ini berpotensi membantu memperbaiki suasana hati dan menekan rasa kesepian. Dalam perawatan lansia, An’An berperan sebagai teman yang selalu tersedia, tanpa memberi kesan terapi medis.
Untuk penggunaan klinis, tersedia versi khusus yang mampu mencatat pola interaksi pengguna. Data seperti intensitas sentuhan dan frekuensi berbicara disajikan secara aman kepada tenaga medis dan pengasuh. Informasi tersebut membantu mendeteksi perubahan emosional dan kognitif secara lebih dini.
An’An dibuat secara manual menggunakan wol dan kulit domba asal Australia. Material ini dipilih untuk menghadirkan sensasi sentuhan alami dan hangat. Pendekatan tersebut membedakan An’An dari robot lain yang umumnya berbahan plastik atau silikon.
Dengan menggabungkan desain lembut dan pendamping emosional AI, An’An menandai arah baru pengembangan robot yang lebih manusiawi, khususnya untuk kebutuhan kesehatan mental dan perawatan lansia.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.