Penurunan Aktivitas Penumpang Pesawat di Jawa Barat, Bandara Kertajati Tertekan

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menunjukkan tren penurunan penumpang pesawat pada November 2025, baik penerbangan domestik maupun internasional. Plt Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus, melaporkan total penumpang domestik dari seluruh bandara di Jawa Barat hanya mencapai 462 orang, turun 3,75% dibanding Oktober 2025 yang tercatat 480 orang. Penurunan tahunan lebih drastis, merosot 94,46% dari 8.340 penumpang pada November 2024. Faktor utama di balik kontraksi ini, menurut Darwis, adalah pengurangan jumlah rute dan pembatasan operasional di beberapa bandara.

Kinerja Bandara Domestik

Dari sisi bandara, Bandara Nusawiru, Pangandaran, menjadi yang paling sibuk dengan 320 penumpang domestik, naik 4,58% dibanding bulan sebelumnya. Bandara Husein Sastranegara, Bandung, mencatat kenaikan signifikan hingga 300%, yakni 128 penumpang, seiring pembukaan rute baru. Sementara itu, Bandara Cakrabhuwana Penggung, Cirebon, hanya melayani 14 penumpang.

Bandara Kertajati, Majalengka, dan Bandara Wiriadinata, Tasikmalaya, tercatat tidak melayani penerbangan domestik sama sekali pada bulan tersebut. Kondisi ini menunjukkan stagnasi layanan domestik di Kertajati, meski merupakan bandara terbesar kedua di Jawa Barat. “Fokus operasional Kertajati saat ini masih pada penerbangan internasional, walau jumlah penumpang menurun dibanding tahun sebelumnya,” jelas Darwis.

Tren Penerbangan Internasional

Untuk rute internasional, jumlah penumpang tercatat 540 orang pada November 2025, naik 7,36% dari Oktober 2025. Namun, secara tahunan, penurunan cukup tajam mencapai 71,28% dari 1.880 penumpang pada November 2024. Penurunan terbesar terjadi di Bandara Kertajati, yang sebelumnya memiliki rute ke Malaysia dan kini hanya melayani Singapura. Meski ada peningkatan bulanan, Darwis menegaskan bahwa kontraksi tahunan menunjukkan aktivitas penerbangan di Jawa Barat sedang mengalami tekanan signifikan.

BPS Jabar mencatat lima bandara utama yang melayani penerbangan domestik dan internasional: Husein Sastranegara (Bandung), Kertajati (Majalengka), Nusawiru (Pangandaran), Cakrabhuwana Penggung (Cirebon), dan Wiriadinata (Tasikmalaya). Semua bandara ini fokus pada penerbangan domestik, sementara Kertajati tetap menjadi hub terbatas untuk penerbangan internasional.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *