Ilmuwan di Shenzhen, China, baru-baru ini berhasil membangun prototipe mesin litografi ultraviolet ekstrem (EUV), teknologi krusial untuk produksi chip berperforma tinggi. Proyek rahasia ini disebut sebagai versi “Proyek Manhattan” China karena skala strategis dan pengawasan ketat dari Ding Xuexiang, pejabat dekat Presiden Xi Jinping. Huawei turut ambil peran sentral dalam mengkoordinasikan jaringan lembaga penelitian dan perusahaan teknologi dalam negeri.
Tujuan utama proyek ini adalah memperkuat kemandirian China dalam sektor semikonduktor dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok Amerika Serikat (AS). Seorang sumber mengatakan, “Target akhirnya adalah memproduksi chip canggih sepenuhnya dengan mesin buatan China, sehingga AS tidak lagi menjadi bagian dari rantai pasokan.”
Tahap Pengembangan dan Tantangan Teknologi
Prototipe mesin EUV ini dikembangkan melalui rekayasa balik dari mesin milik ASML, perusahaan semikonduktor asal Belanda. Saat ini, prototipe sedang menjalani serangkaian uji coba intensif. Mesin telah berhasil menghasilkan cahaya ultraviolet ekstrem, langkah penting dalam proses litografi, meskipun belum mampu menghasilkan chip yang sepenuhnya berfungsi.
Para analis menilai pencapaian ini bisa mempercepat laju China menuju kemandirian semikonduktor. CEO ASML, Christophe Fouquet, sebelumnya memperkirakan China memerlukan waktu bertahun-tahun untuk menguasai teknologi ini. Namun, akses terhadap suku cadang dari mesin lama diyakini mempercepat pengembangan. Pemerintah China menargetkan prototipe ini mampu memproduksi chip berfungsi pada 2028, walaupun sumber internal memperkirakan target realistisnya adalah 2030.
Tingkat kerahasiaan proyek sangat tinggi. Insinyur, termasuk mantan pegawai ASML, menggunakan identitas palsu demi keamanan nasional. ASML menegaskan seluruh mantan staf terikat klausul kerahasiaan dan siap menempuh jalur hukum bila rahasia dagang dilanggar.
Strategi China dan Dampak Industri
Pengembangan ini merupakan respons terhadap pembatasan ekspor EUV yang diberlakukan AS sejak 2018. Teknologi EUV memungkinkan pencetakan sirkuit super tipis pada wafer silikon, mendukung produksi chip untuk kecerdasan buatan, smartphone, dan sistem militer modern. Prototipe ini menandai langkah signifikan China untuk menguasai produksi chip mutakhir secara mandiri.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.