Perusahaan teknologi asal China, xFusion, resmi mengambil langkah awal menuju penawaran umum perdana atau xFusion IPO. Perusahaan yang dikenal sebagai salah satu pemimpin pasar server AI China ini menunjuk Citic Securities, bank investasi terkemuka di dalam negeri, untuk mendampingi proses persiapan pencatatan saham.
Langkah tersebut tercantum dalam dokumen resmi yang diajukan kepada regulator pasar modal China. Kontrak antara xFusion dan Citic Securities ditandatangani pada akhir Desember 2025. Penunjukan ini menandai dimulainya fase awal sebelum perusahaan benar-benar melantai di bursa.
Citic Securities akan menjalankan program pendampingan yang dikenal sebagai IPO tutoring. Program ini mencakup pembekalan manajemen terkait tata kelola perusahaan publik, kepatuhan regulasi, serta kesiapan operasional sebelum penawaran saham dilakukan. Proses pendampingan diperkirakan berlangsung hingga pertengahan 2026.
Posisi Strategis xFusion di Industri Server AI
xFusion merupakan pemain penting dalam industri infrastruktur komputasi dan server kecerdasan buatan di China. Perusahaan ini berfokus pada penyediaan server berperforma tinggi yang banyak digunakan di sektor telekomunikasi, keuangan, transportasi, hingga layanan digital.
Berdasarkan data dari pemerintah Provinsi Henan, pendapatan xFusion sepanjang 2024 dilaporkan melampaui 40 miliar yuan, atau setara sekitar US$5,7 miliar. Capaian tersebut memperkuat posisi xFusion sebagai salah satu perusahaan server AI dengan pertumbuhan tercepat di pasar domestik.
xFusion sendiri lahir sebagai perusahaan independen pada 2021 setelah berpisah dari Huawei. Pemisahan ini dilakukan di tengah tekanan geopolitik dan pembatasan teknologi dari Amerika Serikat, yang mendorong restrukturisasi bisnis di sektor teknologi China.
Saat ini, xFusion mengoperasikan jaringan bisnis di lebih dari 100 negara dan wilayah. Basis pelanggan yang luas membuat perusahaan ini tidak hanya bergantung pada pasar domestik, tetapi juga aktif bersaing di pasar global.
IPO Teknologi China Kian Bergairah
Rencana xFusion IPO sejalan dengan tren yang sedang berkembang di China. Pemerintah setempat tengah mendorong perusahaan teknologi strategis, khususnya di bidang AI dan semikonduktor, untuk masuk ke pasar modal guna memperkuat pembiayaan dan kemandirian industri.
Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah perusahaan teknologi China telah lebih dulu mencatatkan sahamnya di bursa Shanghai maupun Hong Kong. Beberapa di antaranya mencatat kenaikan harga saham signifikan pada hari perdana perdagangan, mencerminkan minat investor yang kuat terhadap sektor teknologi berbasis AI.
Meski demikian, xFusion belum mengungkap detail penting terkait rencana pencatatan sahamnya. Informasi mengenai nilai penawaran, jadwal IPO, serta lokasi bursa masih menunggu pengumuman resmi dari perusahaan.
Namun, penunjukan bank investasi dinilai sebagai sinyal kuat bahwa xFusion serius melangkah ke pasar publik. Jika terealisasi, langkah ini berpotensi memperkuat posisi xFusion di industri server AI China sekaligus membuka peluang ekspansi yang lebih luas.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.