Tunnock’s Glasgow: Menjaga Tradisi Karamel Sambil Sambut Teknologi

Di pabrik Tunnock’s di pinggiran Glasgow, aroma manis karamel memenuhi udara. Dari lantai dua, karamel panas mengalir melalui konveyor ke lantai satu, siap diolah menjadi wafer ikonik mereka.

Meski terlihat sederhana, proses ini tidak mudah. Sebanyak 12 pekerja harus menyebarkan karamel dalam lima lapisan dengan tangan, memastikan konsistensi yang tepat. “Kami memproduksi sekitar 20 ton karamel setiap hari,” kata Stuart Louden, manajer teknik sekaligus generasi kelima keluarga Tunnock. “Operator menilai karamel dengan mata dan sentuhan—mereka benar-benar merasakannya.”

Meski sebagian besar pabrik sudah otomatis, tangan manusia tetap memegang peranan penting, terutama dalam memastikan cita rasa dan tekstur tetap sesuai standar tradisional. Kombinasi mesin dan manusia menghasilkan sekitar tujuh juta wafer dan 4,5 juta kue teh setiap tahun.

Teknologi Bertemu Keterampilan Manusia

Inovasi juga datang dari luar, seperti lengan robot HIRO buatan Kanada yang dikembangkan oleh Unifiller, bagian dari Coperion. Robot ini mampu menghias kue dan menangani topping karamel dengan presisi, sekaligus menjaga standar higienis. Derek Lanoville, manajer R&D, menekankan pentingnya desain yang mudah dibersihkan dan bisa menyesuaikan ketidaksempurnaan bentuk kue.

Namun, di beberapa lini produksi, sentuhan manusia tetap tak tergantikan. Di The Bread Factory London, Anomarel Ogen, kepala pembuat roti, menjelaskan bagaimana tangan manusia sangat dibutuhkan untuk membentuk adonan secara lembut dan presisi. Fleksibilitas manusia memungkinkan penyesuaian resep dan pengawasan kualitas secara real-time—hal yang sulit dicapai mesin.

Craig Le Clair, analis Forrester, menekankan pentingnya pendekatan hibrida: “Otomatisasi diterapkan untuk kecepatan dan konsistensi, tapi elemen yang memberi nilai tambah tetap harus dikerjakan manusia.”

Di Glasgow, Louden menimbang peningkatan lini produksi. Namun, harga kakao yang fluktuatif membuat keputusan investasi harus berhati-hati. “Kami menunggu waktu yang tepat agar investasi besar tidak membahayakan kondisi keuangan perusahaan,” ujarnya.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *