Penjahat Siber Suap Mantan Karyawan Coinbase, Data Puluhan Ribu Pengguna Terbongkar

Keamanan Coinbase kembali menjadi sorotan setelah seorang mantan pegawai layanan pelanggan ditangkap di Hyderabad, India, karena dugaan keterlibatan dalam kasus suap untuk memperoleh data pengguna. Penyelidikan mengungkap bahwa penjahat siber membayar staf internal untuk menyalin informasi sensitif dari sistem Coinbase.

Kasus ini sebenarnya terjadi sejak akhir 2024 dan baru terungkap secara luas pada pertengahan 2025. Para pelaku memanfaatkan akses orang dalam untuk mengambil data pengguna, bukan melalui peretasan sistem teknologi semata.

Puluhan Ribu Data Pengguna Terancam

Sekitar 69.000 hingga 70.000 pengguna Coinbase terdampak dalam insiden ini. Data yang berhasil dicuri termasuk nama lengkap, alamat, nomor telepon, alamat email, hingga dokumen identifikasi resmi seperti foto KTP. Untungnya, kata sandi, kunci pribadi kripto, dan akses langsung ke dana pengguna tidak ikut dicuri.

Para penjahat bahkan mencoba memeras Coinbase dengan menuntut tebusan $20 juta, namun perusahaan menolak membayar. Sebagai langkah pencegahan, Coinbase menawarkan program imbalan untuk siapa pun yang bisa membantu menangkap pelaku kejahatan ini.

Respons Coinbase dan Upaya Keamanan

CEO Coinbase, Brian Armstrong, menyatakan terima kasih atas kerja keras Kepolisian Hyderabad dan menegaskan bahwa perusahaan menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap perilaku tidak etis. Semua karyawan atau kontraktor yang terlibat langsung diputus hubungan kerja, dan protokol keamanan internal diperketat.

Coinbase memastikan investigasi masih berlanjut dan kemungkinan akan ada penangkapan tambahan. Perusahaan juga menekankan pentingnya menjaga keamanan internal agar kejadian serupa tidak terulang.

Tips Keamanan untuk Pengguna Coinbase

Kasus ini menunjukkan bahwa ancaman tidak selalu datang dari peretasan teknis, tetapi juga dari akses orang dalam. Beberapa langkah yang bisa dilakukan pengguna untuk melindungi akun mereka:

  • Perbarui kata sandi akun secara rutin dan gunakan kombinasi yang kuat.
  • Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk setiap login.
  • Waspadai pesan atau panggilan mencurigakan yang mengaku dari Coinbase.
  • Pantau aktivitas akun secara berkala untuk mendeteksi hal-hal tidak biasa.

Meskipun data yang bocor tidak termasuk kunci kripto atau dana, informasi pribadi tetap bisa dimanfaatkan untuk penipuan atau social engineering.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *