Kraken Technologies Lepas dari Octopus Energy, Siap Tumbuh Mandiri

Octopus Energy, salah satu pemasok gas dan listrik terbesar di Inggris, resmi melepas Kraken Technologies menjadi perusahaan mandiri. Langkah ini menyusul penjualan saham senilai US$1 miliar kepada konsorsium investor yang dipimpin D1 Capital Partners, dengan valuasi Kraken mencapai US$8,65 miliar.

Kraken menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengotomasi layanan pelanggan dan pengelolaan tagihan energi. Sistem ini juga membantu pelanggan mengatur penggunaan listrik, memberikan insentif bagi mereka yang mengurangi konsumsi di jam puncak. Awalnya Kraken dibangun untuk Octopus, tapi kini telah melayani 70 juta akun rumah tangga dan bisnis di seluruh dunia, termasuk klien besar seperti EDF, E.On Next, TalkTalk, dan National Grid AS.

Mayoritas dana investasi akan digunakan Octopus untuk mendukung ekspansi bisnisnya, sementara Kraken akan menerima sisanya. CEO Octopus, Greg Jackson, memastikan Kraken akan beroperasi sepenuhnya independen dalam beberapa bulan mendatang. Octopus tetap memegang 13,7% saham di Kraken, dengan investor lain termasuk Fidelity International dan Ontario Teachers’ Pension Plan.

Fokus Ekspansi dan Potensi IPO

CEO Kraken, Amir Orad, mengatakan spin-off ini memberi Kraken kebebasan untuk fokus mengembangkan bisnis, termasuk menjalin kerja sama dengan perusahaan energi lain yang sebelumnya sulit dilakukan saat masih di bawah Octopus.

Jackson menambahkan, Kraken tengah mempertimbangkan pencatatan saham di London atau AS. “Kami memiliki basis investor global, sehingga bursa saham harus menunjukkan alasan kuat untuk menjadi pilihan bisnis kami,” ujarnya. Jika memilih London, langkah ini akan menjadi terobosan, mengingat banyak perusahaan teknologi besar lebih memilih mencatatkan sahamnya di Amerika Serikat.

Octopus menegaskan Kraken akan tetap berkantor pusat di Inggris. Sejauh ini, Octopus telah menciptakan 12.000 pekerjaan di Inggris, dengan 1.500 di antaranya berasal dari Kraken. Jackson menyatakan, “Kalau London menjadi tempat yang tepat untuk listing, tentu saya mendukung. Tapi keputusan akhir bergantung pada dukungan investor dan bursa saham.”

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *