AS Hentikan Proyek Energi Angin Lepas Pantai, Alasan Keamanan Jadi Sorotan

Amerika Serikat memutuskan menunda sementara pembangunan lima proyek energi angin lepas pantai di pesisir timur. Langkah ini diambil untuk meninjau potensi risiko keamanan, termasuk gangguan radar dan ancaman bagi kota-kota pesisir.

Menurut Departemen Dalam Negeri, penghentian ini dilakukan karena adanya “perkembangan cepat teknologi pihak lawan dan kerentanan yang ditimbulkan oleh proyek besar dekat pusat populasi.” Proyek yang terdampak berada di lepas pantai New York, Virginia, Massachusetts, Rhode Island, dan Connecticut.

Gangguan radar atau radar clutter menjadi perhatian utama. Kondisi ini bisa membuat deteksi objek di udara menjadi sulit, baik menutupi sasaran asli maupun menimbulkan sinyal palsu. Interior Secretary Doug Burgum menekankan, hal ini bisa mempersulit identifikasi mana yang “teman” dan “musuh” di udara, terutama melihat konflik drone antara Rusia-Ukraina atau Iran-Israel.

Dampak untuk Industri dan Publik

Dominion Energy, pengembang proyek di Virginia, menegaskan bahwa turbin pilot mereka sudah beroperasi lima tahun tanpa menimbulkan risiko keamanan. “Proyek ini jauh dari pantai dan tidak menimbulkan dampak visual maupun ancaman keamanan,” kata perusahaan.

Namun, pengumuman penghentian proyek memicu penurunan saham di sektor energi. Saham Orsted turun 12%, Vestas 2,6%, dan Dominion Energy lebih dari 3%.

Gubernur Connecticut, Ned Lamont, menilai keputusan ini tidak konsisten dan akan mendorong kenaikan harga listrik di kawasan timur AS. Ia menambahkan, proyek ini hampir selesai dan memberikan pekerjaan layak di sektor energi bersih, namun ketidakpastian regulasi justru mengganggu stabilitas ekonomi dan pekerjaan.

Sebelumnya, pengadilan federal menolak upaya Presiden Trump untuk melarang proyek energi angin, menyebut keputusan itu “arbitrer dan bertentangan hukum.” Meski begitu, pemerintah tetap menunda izin baru dan sewa lahan hingga evaluasi selesai.

Permintaan energi di AS diprediksi meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan, terutama untuk mendukung industri teknologi dan kecerdasan buatan.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *